Jakarta Sky Fun Run 2025: Transjakarta Hadirkan Suasana Berlari di Atas Awan Bernuansa 80-an

Jakarta Sky Fun Run 2025: Transjakarta Hadirkan Suasana Berlari di Atas Awan Bernuansa 80-an
Perhelatan Jakarta Sky Fun Run 2025 di Koridor 13, Minggu (6/7/2025). (Foto: Istimewa)

Obsessionnews.com - Momen tak biasa dirasakan oleh warga ibu kota pada Minggu (6/7/2025) pagi. Jika biasanya kegiatan olahraga di adakan di jalur Car Free Day, Sudirman, kali ini melalui kegiatan Jakarta Sky Fun Run (JSFR) 2025 yang diadakan oleh Transjakarta, berlari bisa dilakukan di jalur koridor 13 atau biasa disebut jalur layang.

Jika biasanya jalur tersebut dipadati dengan bus, kali ini semua itu disulap menjadi lintasan lari dengan pemandangan langit sebagai latarnya. Mengusung tema "Semangat 80-an", acara ini tidak hanya menawarkan rute sepanjang Ciledug hingga Tendean yang ikonik, tetapi juga memadukan elemen budaya, sejarah kota, hingga inovasi transportasi dalam satu napas. Sebanyak 3.500 peserta dari berbagai kalangan dan usia turut serta dalam kegiatan ini, mulai dari berlari, berjalan santai, dan tentu saja: berswafoto.

“Tahun ini dengan semangat 80’an, JFSR kami gelar di Blok M dan Melawai yang punya nuansa nostalgia yang kuat, memberikan motivasi dan semangat kita mempersiapkan acara tahun depan dengan lebih meriah lagi. Mungkin jika kami adakan di malam hari juga jadi lebih keren,” ujar Welfizon Yuza, Direktur Utama Transjakarta, saat ditemui di lokasi acara.

Baca Juga:
Digiland Run 2025: Ajang Lari Berkelas Dunia yang Dorong Ekonomi dan Inklusi Digital

 

Kemeriahan JFSR 2025, Minggu (6/7/2025). (Foto: Istimewa)

Baca Juga:
Rayakan HUT Jakarta ke-498, Transjakarta Hadirkan Musik Jalanan dan Promo Tiket Sky Fun Run Rp49.800

Tak sekadar soal keringat, rute lari kali ini juga jadi panggung bagi memori kolektif warga Jakarta. Peserta melintasi kawasan Blok M, Gedung ASEAN, Taman Kota, hingga Gedung Peruri. Setiap halte di sepanjang koridor dipenuhi semangat musik jalanan dari komunitas musisi lokal, memperkaya atmosfer JSFR yang bukan hanya soal olahraga, tapi juga selebrasi kota.

Spot foto paling diburu? Tentu saja bus wisata Transjakarta bertipe open-top yang sengaja disiapkan di tengah rute untuk dijadikan pit stop berfoto. Dan sebagai penutup, para peserta dimanjakan dengan penampilan energik dari Hura Hura Club dan band pop rock kenamaan, D’Masiv.

Dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta berbagai sponsor memungkinkan acara ini berlangsung semarak. Namun lebih dari itu, JSFR menjadi simbol dari arah baru transportasi publik yang ramah, menyenangkan, dan berbasis teknologi. Bagi yang belum sempat ikut tahun ini, tenang saja. Transjakarta sudah melempar kode: JSFR tahun depan bakal lebih meriah, dan jika memungkinkan digelar pada malam hari.(Arfi)