Strategi Konsumsi Air Putih dari Ahli, Cegah Dehidrasi saat Puasa

Obsessionnews.com - Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam sehingga berisiko meningkatkan kemungkinan kondisi dehidrasi. Oleh karena itu, pengaturan konsumsi cairan sangat penting agar tubuh tetap segar dan berfungsi optimal selama menjalankan ibadah puasa.
Bagi orang dewasa, kebutuhan cairan hariannya adalah sekitar 2.000 hingga 2.500 mililiter (ml) per hari. Sementara itu, untuk anak-anak, kebutuhan cairannya berada dalam rentang 1.500 hingga 2.000 ml per hari, tergantung usia dan aktivitas mereka.
Agar kebutuhan cairan tersebut terpenuhi, Dokter spesialis gizi klinik, dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, membagikan beberapa kiat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa, terutama dengan pola konsumsi air putih yang tepat.
Baca Juga:
Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta Hadirkan Sajian Buka Puasa Istimewa di Ramadan 2025
Strategi Konsumsi Air Putih dengan Pola 4-4-2 untuk Orang Dewasa
Agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, dr. Mulianah merekomendasikan pola 4-4-2 untuk konsumsi air putih selama puasa:
Sahur (4 gelas)
2 gelas air putih saat memulai sahur.
2 gelas air putih sebelum imsak (menutup sahur).
Berbuka dan Malam Hari (4 gelas)
2 gelas air putih saat berbuka puasa.
2 gelas air putih setelah shalat tarawih.
Sebelum Tidur (2 gelas)
2 gelas air putih sebelum tidur malam.
Dengan pola ini, tubuh tetap mendapatkan asupan cairan yang cukup meskipun tidak minum air dalam waktu yang lama selama puasa.
Baca Juga:
Program Cek Kesehatan Gratis Resmi Dimulai Hari Ini, Serentak di Indonesia!
Strategi Konsumsi Air Putih dengan Pola 3-3-2 atau 2-4-2 untuk Anak-anak
Untuk anak-anak, kebutuhan cairannya lebih rendah dibandingkan orang dewasa, tetapi tetap harus dipenuhi dengan baik. Pola yang disarankan adalah 3-3-2 atau 2-4-2, yang artinya:
3-3-2: 3 gelas saat sahur, 3 gelas saat berbuka, dan 2 gelas sebelum tidur.
2-4-2: 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka, dan 2 gelas sebelum tidur.
Jumlah cairan yang dikonsumsi per gelas dapat disesuaikan, misalnya 200 ml per gelas, sehingga totalnya tetap mencapai 1.500 hingga 2.000 ml per hari.
Selain itu, bagi individu dengan kondisi medis tertentu, seperti penderita asam urat, penting untuk memilih waktu olahraga yang tepat agar tidak memperburuk kondisi tubuh akibat kekurangan cairan.
Menjaga asupan cairan yang cukup selama berpuasa sangat penting untuk mencegah dehidrasi dan menjaga fungsi tubuh tetap optimal. Dengan strategi yang tepat, puasa dapat dijalani dengan lebih sehat dan nyaman.(Arfi)





























