Fahira Idris, Senator yang Tangguh Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Obsessionnews.com - Fahira Idris merupakan sosok perempuan tangguh yang sudah teruji dan terbukti! Terutama perannya sebagai senator. Sebagai Anggota DPD RI Daerah pemilihan DKI Jakarta selama dua periode, Fahira telah mencatatkan kinerja gemilang. Tak hanya ‘omong kosong’, dia berhasil membuktikan kinerja nyatanya. Tak heran jika pada pemilihan tahun 2024 lalu, putri tokoh nasional Almarhum Fahmi Idris ini menjadi anggota DPD RI terpilih dengan perolehan suara terbanyak, dengan raihan 745.841 suara atau menempati posisi pertama.
Perjalanan selama 10 tahun itu tentu tak mudah baginya, banyak tantangan yang dihadapi. Namun Fahira Idris pantang menyerah dan tidak kenal lelah memperjuangkan aspirasi warga menjadi berbagai kebijakan yang berpihak.
Terbukti, selama perjalanannya itu pula, banyak pihak terutama masyarakat Jakarta yang memberi apresiasi padanya karena merasakan langsung dampaknya. Salah satu program yang mendapat respon positif dari masyarakat adalah program advokasi atau pendampingan hukum gratis untuk warga.
Selain itu, pendampingan kepada warga yang kesulitan mengakses fasilitas dan layanan pendidikan serta kesehatan. Aksi nyata Fahira Idris yang juga disambut antusias warga dan hingga saat ini dampaknya semakin signifikan adalah program peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar naik kelas, lewat pembinaan dan pendampingan serta akses permodalan untuk meningkatkan skala usaha.
Menariknya, sebagai senator dari DKI Jakarta, Fahira juga merasa bertanggungjawab atas pelestarian serta turut mengembangkan seni budaya Betawi lewat berbagai kegiatan dan bantuan pendanaan untuk sanggar dan para seniman. Sebagai seorang aktivis sosial, Fahira juga rutin menggelar kegiatan kemanusiaan seperti bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di level kota, kecamatan hingga kelurahan yang ada di Jakarta yang dilaksanakan secara bergantian dua bulan sekali.
Baca Juga:
Fahira Idris Sampaikan Komitmennya untuk Warga Jakarta Usai Kembali Dilantik Sebagai DPD
Kemudian program pemberdayaan perempuan yang selama ini sudah dilakukan, dilanjutkan kembali bahkan lebih diperkuat agar semakin optimal dirasakan oleh para perempuan dan ibu khususnya yang ada di Jakarta. Salah satu program unggulan Fahira Idris adalah pemberdayaan ekonomi perempuan dan ibu rumah tangga di Jakarta melalui program “Satu Rumah Satu Usaha”.
“Satu Rumah Satu Usaha ini adalah pengayaan dari program pemberdayaan perempuan yang selama ini sudah berjalan dan mendapat sambutan positif. Jika dulu, fokus kepada pelatihan dan pembinaan dalam level komunitas, kini akan lebih fokus kepada personal atau langsung ke ibu-ibu rumah tangga dengan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk membuka usaha di rumah masing-masing. Saya ingin lebih banyak ibu-ibu di Jakarta punya usaha sendiri atau menjadi mompreneur,”ujar Fahira.
Sibuk sebagai aktivis dan senator, tak membuatnya lupa akan perannya sebagai seorang ibu. Sebaliknya, ia justru merasa peran seorang ibu sangatlah penting dalam sebuah keluarga. Sebagai pendidik utama dalam keluarga, ibu memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, moral, dan kemampuan anak-anak yang akan menjadi pilar kemajuan bangsa.
Baca Juga:
Fahira Minta Ada Investigasi Dugaan Pertanyaan Kesediaan Lepas Hijab Calon Nakes di RS Medistra
Untuk mendukung peran ini, Fahira meminta negara hadir melalui kebijakan yang memberikan dukungan dan perlindungan yang memadai, terutama dalam pengasuhan dan pendidikan anak, serta pemberdayaan ibu, agar dapat menjalankan peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.
“Negara perlu memastikan kebijakan yang memberi ruang bagi ibu untuk berperan tanpa terbatasi oleh beban ganda. Setidaknya ada empat langkah strategis yang harus dipastikan negara yaitu, pertama, cuti melahirkan dan dukungan kesehatan reproduksi. Kedua, akses pendidikan anak usia dini. Ketiga, fasilitas ramah ibu di tempat kerja dan ruang publik. Keempat, pemberdayaan ekonomi ibu,”tegas Fahira Idris yang juga pemerhati pendidikan ini.
Bagi Fahira Idris, menjadi ibu tangguh adalah sebuah proses bertumbuh yang terus menerus. Dalam konteks rumah tangga, ibu tangguh artinya menjadikan dirinya sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Ibu memberikan dasar yang kuat melalui pendidikan spiritual, moral, dan pembentukan karakter, dengan menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, kerja keras, dan disiplin. Selain itu, ibu juga menjadi teladan dalam interaksi sosial, mengajarkan empati, kerjasama, serta tanggung jawab sosial. Semua ini membantu anak tumbuh menjadi individu yang beriman, bermoral, dan tangguh menghadapi kehidupan. (Ita/WO)





























