Danantara Tuai Kritik, SBY Sikapi Positif

Obsessionnews.com - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyikapi positif kritik tajam terhadap Danantara. Dia menilai kritikan tersebut harus ditangkap sebagai aspirai rakyat yang tak mau superholding itu mengalami kegagalan.
SBY diketahui masuk dalam skuad Danantara bersama Presiden ke-7 RI Jokowi sebagai Dewan Penasehat. Keduanya bahkan ikut meluncurkan Danantara di Halaman Istana Kepresidenan pada 24 Februari yang lalu.
Baca Juga:
Prabowo Luncurkan Danantara, Disaksikan SBY-Jokowi
“Saya berpendapat, kesangsian dan kecemasan sebagian kalangan ini mesti dilihat dari kacamata yang positif. Artinya, mereka tidak ingin Danantara yang bertujuan mulia ini gagal dan tidak mencapai tujuannya,”cuit SBY melalui akun X @SBYudhoyono, dikutip di Jakarta, Minggu (2/3).
“Terhadap suara rakyat seperti itu justru mesti membuat para pengelola Danantara tertantang dan mesti pula membuktikan bahwa kecemasan rakyat itu tak akan terjadi,”tuturnya.
Baca Juga:
Rosan Roeslani Pimpin Danantara
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu mengaku mengamati respons terhadap Danantara. Selain dari ekonom dan pengamat, kalangan politisi juga menyampaikan pandangan.
SBY menilai respons dari banyak kalangan mencerminkan kekhawatiran. “Yang saya tangkap, sejumlah kalangan mengkhawatirkan kalau Danantara ini tidak memberikan manfaat, dan justru sebaliknya bakal menjadi masalah bagi perekonomian Indonesia,”ungkapnya.
Saya mengamati, Danantara yang diluncurkan Presiden Prabowo 24 Februari 2025 lalu mendapatkan tanggapan dari kalangan ekonom, pengamat dan juga politisi.
—S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) March 2, 2025
Yang saya tangkap, sejumlah kalangan mengkhawatirkan kalau Danantara ini tidak memberikan manfaat, dan justru sebaliknya…
Dia menilai adanya keraguan terciptanya pemerintahan yang bersih (good governance) dalam pengelolaan Danantara. Transparansi dan akuntabilitas lembaga investasi itu juga diragukan.
Baca Juga:
Menteri PU: Danantara Wujud Komitmen Mendorong Pembangunan Infrastruktur
Menurut SBY, Presiden Prabowo memiliki niat baik dengan meluncurkan Danantara. Utamanya untuk memperkuat investasi nasional jangka panjang dan berkontibusi dalam pertumbuhan ekonomi. Dirinya menganggap tujuan tersebut bakal tercapai dengan menjawab kritikan terhadap Danantara.
Danantara, kata SBY, harus diisi oleh para ahli, bebas konflik kepentingan dan melaksanakan prinsip good governance. “Pengelolaan Danantara juga mesti bebas dari konflik kepentingan, ‘politics free’dan kemajuannya secara berkala diinformasikan kepada masyarakat,”katanya. (Erwin)





























