Bawaslu Jaksel Ingatkan Partai Politik Tertib Pemasangan APK Demi Keselamatan Publik

Obsessionnews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Administrasi Jakarta Selatan mengimbau partai politik untuk mematuhi aturan terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK). Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Bawaslu menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi agar pemasangan APK tidak menimbulkan gangguan atau risiko bagi masyarakat.
“Mohon tolong para partai politik disampaikan kepada tim APK agar pemasangan tidak mengganggu atau tidak dipasang di tempat-tempat yang dilarang,” kata Ketua Bawaslu Jakarta Selatan Atiq Amalia saat dihubungi di Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Atiq mengatakan dengan menaati aturan pemasangan maka APK tidak akan saling tumpang tindih hingga sampai mencelakakan pengguna jalan.
Dia menyoroti adanya kecelakaan APK yang menimpa para pengguna jalan pada masa pemilu harus menjadi atensi agar tidak terulang kembali.
“Ini menjadi atensi kita bersama sebagai penyelenggara dan peserta pemilu untuk sama-sama memperhatikan pemasangan APK,” ujarnya.
Menurut dia, perlu adanya koordinasi yang terus dilakukan dari pihak partai politik dengan tim pemasangan APK sehingga bisa menciptakan Pilkada damai taat peraturan.
Regulasi yang mengatur tentang penempatan atau penempelan APK yakni tertuang dalam Pasal 70 PKPU Nomor 15 Tahun 2023.
Disebutkan bahwa tempat umum yang dilarang ditempelkan bahan kampanye yakni, tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan dan gedung atau fasilitas milik pemerintah.
Selain itu jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan/atau taman dan pepohonan.
Masa kampanye Pilkada DKI berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Kemudian, hari pemungutan suara Pilkada dilaksanakan 27 November 2024.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 di Jakarta Selatan sebanyak 1.748.961 pemilih yang terdiri atas 855.957 laki-laki dan 893.004 perempuan.
Kemudian, terdapat sebanyak 3.270 TPS. Sedangkan untuk keseluruhan DPT di DKI Jakarta sebanyak 8.214.007 pemilih dan 14.935 TPS. (Antara/Poy)





























