Polisi Selidiki Kasus Tawuran di Mangga Dua Selatan yang Tewaskan Seorang Remaja

Polisi Selidiki Kasus Tawuran di Mangga Dua Selatan yang Tewaskan Seorang Remaja
* Puluhan warga RW 01 dan RW 02 terlibat aksi tawuran di kawasan Jalan Basuki Rahmat (Bassura) Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (9/7/2024). (Foto: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Obsessionnews.com -Polisi tengah menyelidiki insiden tawuran yang terjadi di Jalan Pangeran Jayakarta, Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Minggu (8/9). Tawuran tersebut mengakibatkan satu orang korban jiwa, seorang remaja berinisial MFFS (16), tewas di lokasi kejadian.

Saat ini, pihak kepolisian sedang mengumpulkan bukti dan mencari saksi untuk mengetahui penyebab serta pelaku yang terlibat dalam tawuran maut tersebut.

Untuk itu, polisi mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan dan berharap kejadian serupa tidak terulang di wilayah tersebut.

“Pelaku di tawuran itu sedang diselidiki,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (9/9/2024)

Ade Ary mengatakan, tawuran terjadi pada Minggu (8/9) pukul 03.50 WIB dan dilaporkan pukul 09.52 WIB pada hari yang sama.

Awal kejadian bermula dari kelompok korban berselisih paham dengan kelompok lainnya.

Saat kelompok korban menyerang dengan menggunakan bambu, kelompok lawan menyerang balik hingga akhirnya kelompok korban mundur ke Jalan Mangga Besar XIII.

“Ketika berusaha berlari menghindari serangan lawannya, korban terjatuh karena tersandung bambu yang dibawanya,” ujarnya.

Setelah korban terjatuh, salah seorang dari kelompok lawan menyerang menggunakan senjata tajam ke kepala korban sehingga menyebabkan luka pada kepala.

Akibat dari kejadian itu, pelaku dan kelompok lawan itu melarikan diri.

Korban langsung dibawa kelompoknya ke RSUD Sawah Besar untuk mendapatkan pengobatan. Namun sesampai di lokasi, korban dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan visum. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sawah Besar.

“Kasus ditangani Polsek Sawah Besar dengan memeriksa dua orang saksi yakni AS dan AM,” ujarnya. (Antara/Poy)