Menko Hadi Jamin PDNS 2 Pulih Bulan Ini, DPR: Harus Ada Review

Obsessionnews.com - Anggota Komisi I DPR Dave Laksono mengapresiasi pernyataan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto yang memastikan pemulihan PDNS 2 rampung bulan ini. Namun politisi Golkar mengingatkan pemulihan harus diiringi dengan mereview semua sistem untuk memastikan bebas dari serangan siber. Dave menegaskan pula, pemulihan data sangat mendesak sekarang ini, karena serangan ransomware dari pelaku berdampak pada 282 instansi dan mengganggu pelayanan publik. Maka wajar kalau pemerintah memprioritaskan pemulihan data. Baca juga: Soal PDNS 2, Pemerintah Lempar Handuk! "Yang utama adalah me-recover data yang telah hilang," kata Dave kepada Obsessionnews.com, di Jakarta, Selasa (2/7). Menko Hadi dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (1/7), memastikan layanan PDNS 2 pulih bulan ini. Kepastian ini disampaikan Hadi selepas memimpin rapat bersama Menkominfo dan BSSN, menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi. Hadi juga menegaskan BSSN bakal memantau perlindungan data berlapis pada PDNS 2. Namun pemerintah juga meminta agar semua kementerian melakukan pencadangan data secara berlapis. Baca juga: Menteri Mundur karena Data Nasional Jebol Tidak Terjadi di Indonesia Selain itu, Menko juga menegaskan kalau pemerintah telah mendeteksi pelaku. Jebolnya PDNS 2 diakibatkan lemahnya penggunaan password. "Dari hasil forensik, kami sudah bisa mengetahui bahwa siapa user yang selalu menggunakan password-nya, dan akhirnya terjadi permasalahan-permasalahan yang sangat serius ini," kata dia. Kisruh PDNS 2 diwarnai dengan desakan Menkominfo Budi Arie Setiadi untuk mundur dari jabatannya. Belakangan, kelompok peretas Brain Cipher mengeluarkan pernyataan maaf yang diunggah akun perusahaan intelijen siber StealthMole, Selasa (2/7). Dalam pernyataannya, Brain Cipher mengaku siap memberi akses secara gratis untuk mengambil kembali data yang dicuri. Pemerintah belum menyampaikan pernyataan resmi menanggapi pernyataan maaf dari Brain Cipher yang ramai di medsos. Sementara Dave menyebut, tindakan pemerintah memulihkan data bakal sia-sia kalau tidak mendeteksi titik-titik kelemahan dan menutupnya. "Maka itu pentingnya me-review semua sistem yang ada agar jelas kesalahan ada di mana," kata dia. (Erwin)





























