Dibina Pertamina, Mutiara Gitbay Raih Penghargaan UMKM SUMMIT Awards 2024

Dibina Pertamina, Mutiara Gitbay Raih Penghargaan UMKM SUMMIT Awards 2024
Obsessionnews.com – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berperanan penting dalam perekonomian nasional. UMKM mampu menciptakan lapangan kerja untuk banyak orang. Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Pertamina, ikut andil memajukan UMKM melalui pemberian tambahan modal, pembinaan, pelatihan, dan kesempatan ikut pameran. Salah satu UMKM yang menjadi binaan Pertamina adalah yang berlokasi di Arya Banjar Getas Residence, Jl. Arya Banjar Getas, Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). UMKM yang bergerak di bisnis perhiasan emas mutiara dan aksesoris ini adalah milik Ni Made Pipin Fitria Agustini.   Baca juga: Pertamina Sabet Penghargaan UMKM Summit Awards 2024       Pipin menuturkan Mutiara Gitbay didirikan pada Februari 2014. Mutiara Gitbay memiliki aset sebesar Rp300 juta dan beromzet sebesar Rp1,8 miliar per tahun. Mutiara Gitbay terpilih menjadi UMKM binaan Pertamina pada Desember 2022. Pipin menjelaskan pihak Pertamina memberikan tambahan modal, pelatihan bisnis dan fasilitas pameran untuk peningkatan usaha. “Kami mendapat fasilitas untuk mengembangakan pasar melalui program yang disediakan dan bisa meningkatkan omzet penjualan, serta menambah kompetensi melalui pelatihan yang diberikan Pertamina,” ujar Pipin.   Pertamina menghadirkan 20 UMKM binaannya, termasuk Mutiara Gitbay, dalam Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2023 di Balai Sidang Jakarta, JCC), pada 4-8 Oktober 2023. Dikutip obsessionnews.com dari Antara Selasa (10/10/ 2023 ) Pertamina menyebut 20 UMKM binaannya mencatatkan transaksi hingga Rp3,36 miliar. Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/10/2023), mengapresiasi capaian yang diraih UMKM binaan dan juga kepada masyarakat yang telah memberikan kontribusi dan kecintaannya kepada produk UMKM di Inacraft 2023 tersebut.   Pertamina mencatat angka itu melebihi capaian sebelumnya dan naik sekitar 40 persen, di mana pada ajang yang sama yang digelar Maret 2023, Pertamina membukukan transaksi sebesar Rp2,4 miliar. Pertamina mengklaim dari hari pertama hingga terakhir ajang tersebut, pengunjung antusias memadati booth UMKM Pertamina, di antaranya Songket Ilham Bahari, Pengrajin Pelangi, Gunawan Design, Griya Kain Solo, Adhimas Batik Handy Craft, Almira, Haluan Bali, Mutiara Gitbay, Batik Sumber Arafat, Sikilib Collection, dan Akar Dewa Jati. Selain bermanfaat untuk UMKM, Pertamina mengharapkan pameran tersebut menjadi panggung bagi para kreator dan pengusaha UMKM untuk bersinar di tingkat nasional maupun internasional. "Ajang Inacraft tidak hanya tentang produk dan transaksi semata tetapi juga tentang membangun komunitas yang solid sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat," ujar Fadjar. Ia juga menyatakan pameran itu dapat menggali potensi dan memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha guna memajukan hasil karya anak bangsa ke kancah nasional hingga internasional. "Diharapkan, produk para pelaku UMKM di Indonesia bisa berkembang dan dikenal masyarakat dunia serta mampu membangkitkan semangat dan perekonomian para pelaku UMKM itu sendiri," ujar Fadjar. Kiprah Pertamina dalam pengembangan UMKM tersebut merupakan implementasi dari sustainable development goals (SDGs) poin ke-8, yakni membantu para mitra binaan Pertamina berkembang pesat, naik kelas, dan go global. Selanjutnya Mutiara Gitbay bersama 40 UMKM binaan Pertamina lainnya antusias berpartisipasi dalam Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) 2023. Kegiatan itu merupakan kesempatan bagi para mitra binaan untuk bisa mengenalkan produk serta mendapatkan potential buyers, baik dari dalam maupun luar negeri. Pipin Fitria merasa bersyukur bisa berpartisipasi di Pertamina SMEXPO 2023. "Setelah melalui berbagai tahapan kurasi yang ketat, akhirnya senang sekali bisa mengikuti Pertamina SMEXPO. Banyak sekali keunggulan menjadi mitra binaan Pertamina selain permodalan dengan bunga yang relatif rendah, ada juga pelatihan-pelatihan secara rutin hingga difasilitasi di berbagai kegiatan pameran," ungkap bos Mutiara Gitbay ini dikutip dari situs resmi Pertamina, Sabtu (4/11/2023). Pipin yang memiliki 5 karyawan ingin usahanya terus berkembang dan bisa berekspansi ke luar negeri. Untuk itu upaya yang dilakukannya adalah mengikuti pameran dan meningkatkan kualitas produk agar dapat diterima oleh pasar Ketika ditanya apakah produk UMKM-nya sudah masuk pasar ekspor, Pipin tegas menjawab,”Belum. Namun pernah melakukan penjualan ke beberapa negara luar antara lain Malaysia, Singapura, Austria, dan Vietnam.” Pipin berobsesi pihaknya mendapat fasilitas dan bantuan untuk mengambangkan pasar baik nasional maupun internasional. Kiprah Mutiara Gitbay yang cemerlang itu mengantarkannya sebagai salah satu di antara 15 UMKM yang mendapat  UMKM SUMMIT Awards 2024 Kategori UMKM Binaan Pertaminan di Hotel Aston Priority Simatupang, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2024).     [caption id="attachment_425663" align="alignnone" width="640"] Panitia bersama para penerima Penghargaan UMKM SUMMIT Awards 2024 di Hotel Aston Priority Simatupang, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (7/3/2024). (Foto: Anto/Obsession Media Group)[/caption]   Acara tersebut diselenggarakan oleh Obsession Media Group (OMG). Pemberian penghargaan melalui UMKM SUMMIT Awards 2024 ini bertujuan untuk mendorong perkembangan ekonomi lokal, memotivasi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan mereka agar dapat menjadi pilihan yang utama pelanggan Indonesia dan menembus pasar global melalui basis digital dan berkelanjutan.   https://www.youtube.com/watch?v=qcDzpbYo0mk&t=32279s   Penetapan pemenang UMKM SUMMIT 2024 setiap kategori dilakukan oleh Dewan Juri dari OMG Editor Club bekerja sama dengan Indonesia Research and Survey (IReS). Selain pemberian penghargaan juga digelar seminar dengan tema “UMKM Sebagai Motor Penggerak Perekonomian Nasional” yang terbagi lagi menjadi empat subtema, yaitu “Inovasi dan Pertumbuhan UMKM yang Berkelanjutan”, “UMKM Muda Go Global, Kendala &  Solusinya”, “Melalui Digital UMKM Naik Kelas”, dan “Mitra UMKM Dukung Usaha UMKM menuju Go Digital, Go Global & Go Green.” (Sella Eka/arh)