Bisakah Gagal Ginjal Kronis Diobati Tanpa Cuci Darah?

Pengidap gagal ginjal kronis, umumnya dilakukan dialisis atau cuci darah guna membantu hidup lebih lama sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Namun, untuk sebagian orang lainnya, dialisis tidak memberikan dampak yang berarti terhadap kehidupan atau kesembuhan ginjal kronis. Oleh sebab itu, tidak semua pengidap penyakit ini memilih cuci darah sebagai pengobatannya. Ada beberapa alasan yang sering dikemukakan pengidap ginjal kronis tidak memilih cuci darah sebagai cara pengobatan. Selain tidak memberikan dampak nyata pada kesembuhan, pengidap memiliki komplikasi medis yang membahayakan nyawa jika dilakukan dialisis. Lalu, apakah bisa mengobati gangguan ginjal kronis tanpa cuci darah? Pengobatan Alternatif untuk Gagal Ginjal Kronis Selain Dialisis Pada dasarnya, proses cuci darah dilakukan untuk menghilangkan limbah dan cairan tidak terpakai dari darah ketika ginjal tak lagi mampu melakukan hal tersebut. Menggunakan hemodialisis, mesin akan menyaring limbah dan kelebihan cairan dari darah. Pada proses dialisis peritoneum, tabung tipis atau kateter yang dimasukkan dalam perut akan mengisi rongga perut dengan larutan dialisis sekaligus menyerap limbah dan cairan berlebih. Lalu, larutan ini keluar dari tubuh dengan membawa kotoran tersebut. Lantas, apakah ada pengobatan alternatif untuk pengidap gagal ginjal kronis selain dialisis? Rekomendasi yang dikutip dari halodoc.com berikut ini bisa dipertimbangkan: Perawatan Medis Perawatan medis ini bertujuan melindungi dan mempertahankan fungsi-fungsi ginjal lain yang tersisa sekaligus mengatasi gejala-gejala yang berkaitan dengan gangguan ginjal ini. Ada beberapa aspek dari gagal ginjal yang tidak bisa diatasi dengan cuci darah, dan diperlukan perawatan medis lain untuk mengatasinya. Misalnya manajemen perawatan anemia, yang diperlukan baik untuk pasien dialisis maupun tidak. Pengobatan Anemia Anemia umum terjadi pada pasien gagal ginjal kronis dan dapat memburuk jika tidak segera ditangani. Pada kondisi normal, ginjal merilis hormon erythropoietin (EPO) yang merangsang pembentukan sel darah merah pada sumsum tulang. Ginjal yang rusak menghasilkan EPO lebih sedikit, dan ini rentan menyebabkan anemia. Pengobatan untuk anemia diberikan setiap minggu atau dua minggu melalui suntikan. Melakukan Tindakan yang Bisa Membantu Menjaga Fungsi Ginjal Meski tidak lagi berfungsi sempurna, fungsi kecil dari organ ginjal bisa membuat tubuh cukup sehat. Fungsi ini dapat memburuk seiring dengan tingkat keparahan penyakit, tetapi kecepatan waktu terjadinya bisa dikurangi. Caranya dengan memastikan bahwa tekanan darah berada dalam batasan normal. Pastikan asupan cairan harian terpenuhi agar tubuh tidak dehidrasi. Hindari konsumsi obat yang bukan resep dari dokter, karena bisa membuat ginjal semakin rusak. Itu tadi beberapa cara alternatif yang bisa dilakukan pengidap gagal ginjal kronis tanpa harus cuci darah. Ikuti saran dari dokter, karena tidak semua pengidap bisa melakukan cuci darah. Batasi juga konsumsi makanan dan minuman, terutama yang bisa membuat ginjal lebih buruk. (Red)





























