Ridwan Hisjam Sebut Banyak Presiden dari Kalangan Insinyur, 2024 Jokowi Bisa Terpilih Lagi!

Obsessionnews.com - Ketua Dewan Pembina Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Jawa Timur (Jatim) Ridwan Hisjam menyatakan, seorang insinyur tidak hanya fokus menggeluti dunia kerja di semua aspek industri. Namun, banyak juga insinyur yang menjadi seorang politisi.
Bahkan, lebih dari itu, Ridwan menyatakan, insinyur banyak yang terpilih menjadi seorang Presiden. Hal ini menunjukkan seorang insinyur punya banyak kemampuan dalam sebuah disiplin ilmu, baik secara teori maupun praktik.
"Jadi insinyur ini sebenarnya sudah terbiasa memimpin negeri ini. Buktinya banyak presiden dari kalangan insinyur," ujar Ridwan saat mengisi seminar di acara Musyawarah Wilayah PII Jatim di Surabaya, pada Jumat 5 Mei 2023.
Ridwan awalnya menyebut bahwa insinyur sejatinya adalah ahli rekayasa di semua bidang dalam arti positif. Maka insinyur yang menggeluti dunia politik juga punya kemampuan rekayasa untuk mengelola dan membawa negeri ini menjadi lebih baik. Presiden salah satunya.
"Insinyur sejak masuk kuliah sudah diajari rekayasa-rekayasa di semua bidang. Contoh Indonesia merdeka juga ada rekayasa, dipaksa mengambil momentum kemerdekaan dari hancurnya Jepang, dan Ir. Sukarno presidennya," terangnya.
"Sehingga presiden Indonesia ini selalu diisi oleh insinyur atau bukan insinyur. Bisa kita lihat, Presiden pertama itu Ir. Sukarno diganti Soeharto bukan insinyur. Kemudian BJ. Habibie itu insinyur, ahli rekayasa pesawat. Kemudian diganti lagi Gus Dur bukan insinyur," ungkap Ridwan.
Setelah itu kata Ridwan, Indonesia dipimpin lagi oleh Megawati Soekarnoputri bukan insinyur, lalu kalangan insinyur kembali terpilih kembali sebagai Presiden, yakni Susilo Bambang Yudhono, dua periode, setelah itu kalangan insinyur kembali terpilih dengan hadirnya Presiden Ir. Joko Widodo.
"Sehingga ketika kita melihat di Pemilu 2024, meskipun belum resmi, itu sudah ada tiga calon, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Ketiganya tidak ada yang insinyur."
"Sehingga kalau belum ada sosok insinyur bisa-bisa Pemilu 2024 ditunda ini," terang Ridwan disambut gelak tawa.
Ia pun berharap, calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2024 ini harus ada dari kalangan insinyur. "Kalau nggak ada insinyur yang muncul dalam Pilpres 2024 ini, maka bisa-bisa Ir. Jokowi yang akan muncul kembali," tandas Ridwan menambah tawa para hadirin.
Ridwan pun turut meminta kepada seluruh insinyur di seluruh Indonesia untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Menurutnya, proses pembangunan ini butuh keberlanjutan dan dukungan dari kalangan insinyur demi terwujudnya Indonesia Emas pada tahun 2045.
Diketahui pada kesempatan tersebut, PII Jatim memberikan penghargaan terhadap para tokoh, dimana Ridwan salah satunya. Ia mendapat penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya membangun PII. Ridwan sendiri merupakan Ketua PII Jatim pada Periode 2011-2014. (Al)





























