Mengejutkan! Si Kidal ARH Kalahkan Pemain Nasional Nathasya di Final Turnamen Tenis Meja Malam Tahun Baru

Mengejutkan! Si Kidal ARH Kalahkan Pemain Nasional Nathasya di Final Turnamen Tenis Meja Malam Tahun Baru
Obsessionnews.com - GOR Tiga Dewi, Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar Turnamen Tenis Meja Malam Tahun Baru. Kejuaraan pingpong ini diselenggarakan pada Sabtu (31/12/2022) malam dan berakhir pada Minggu (1/1/2023) dini hari.   Baca juga:Disponsori Purwandi, Turnamen Tenis Meja Sop Janda Cup Digelar di GOR Tiga Dewi, Kota Bekasi, 25 Desember 2022Ryno Aditya Petenis Meja Terhebat di Liga Takasi VII/3 Tahun 2022     Turnamen ini berbobot karena diikuti seorang pemain nasional, yakni Nathasya. Tentu saja kehadiran Thasya, panggilan akrabnya, menyedot perhatian para penonton. Lulusan dari sebuah universitas di Korea Selatan ini tipe pemain menyerang dengan smash forerhand yang keras.     Yang juga mendapat perhatian para penonton adalah Arif Rahman Hakim atau yang dikenal dengan nama si kidal ARH. Dia satu-satunya peserta penyandang disabilitas di antara 10 peserta. Tangan kanannya cacat di bawah sikut akibat terkena ledakan petasan sewaktu kecil, sehingga ia menggunakan tangan kiri untuk beraktivitas.       ARH yang berbendera Persatuan Tenis Meja (PTM) Bumi Sani Permai (BSP) adalah seorang wartawan senior. Ia wartawan situs berita obsessionnews.com. Situs berita ini berada di bawah payung Obsession Media Group (OMG). Dia mengharumkan nama OMG saat menjadi juara II Kategori Wartawan dalam Kejuaraan Nasional Tenis Meja Bali Open 2018 di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 30 Juni - 2 Juli 2018. Kembali ke soal Turnamen Tenis Meja Malam Tahun Baru di GOR Tiga Dewi. Turnamen ini dibagi menjadi satu pool. Masing-masing pool berisi lima pemain. Tiap pool meloloskan juara dan runner-up untuk maju ke fase gugur. Di babak penyisihan pool Tasha mengalahkan empat pemain, sehingga ia menjadi juara pool. Termasuk yang dikalahkan adalah si kidal ARH dengan skor 3-1. Sementara itu si kidal ARH memetik tiga kemenangan dan menelan sekali kekalahan. Dengan demikian dia menjadi runner-up, dan mendampingi Tasha melenggang ke semifinal. Di semifinal Tasha membabat Siroj dengan skor 3-0. Sementara ARH menaklukkan Ananta dengan skor 3-1. Tasha dan ARH kembali bertemu, kali ini di babak final. Di partai puncak ini dimainkan mencari tiga kali kemenangan seperti babak-babak sebelumnya. ARH unggul 2-1. Seusai takluk di set ketiga Tasha tidak mau melanjutkan pertandingan di set keempat dengan alasan kecapekan. "Pak Arif, saya nggak nerusin main. Saya kecapekan," kata Tasha kepada ARH. "Ya, Mbak," jawab ARH. Keberhasilan ARH mengalahkan Tasha ini tentu saja mengejutkan!       Dengan demikian ARH meraih gelar juara, dan Tasha menjadi runner-up. Sementara itu Ananta dan Siroj menjadi juara III bersama. ARH menyatakan rasa syukurnya atas prestasi yang diraihnya ini. (red)