Boyong Ronaldo dan Sejumlah Bintang, MU Jadi Tim Terkuat

Paul Pogba yakin betul bahwa skuad Manchester United saat ini adalah skuad "terkuat" sepanjang kariernya di Old Trafford. Gelandang Prancis itu optimistis Setan Merah bisa sukses musim ini di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. [caption id="attachment_353566" align="alignnone" width="360"]
Paul Pogba. (Foto: Twitter @paulpogba)[/caption] Masa depan Pogba menjadi sorotan sepanjang bursa transfer ini, dengan kontrak gelandang Prancis itu bersama United tinggal menyisakan kurang dari setahun. Namun Pogba telah menunjukkan bahwa ia sepenuhnya berkomitmen kepada United dengan mengawali musim ini dengan impresif, dan menargetkan untuk meraih berbagai trofi di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah kian menguat dengan memboyong Raphael Varane dan Jadon Sancho, plus memulangkan Cristiano Ronaldo sebelum ditutupnya jendela transfer pada 31 Agustus, dan potensi yang dimiliki skuad ini membuat Pogba berdebar. Pogba berbicara kepada TV2 sebelum timnya mengalahkan Wolves 1-0, Minggu (29/8) kemarin: "Selalu ada tim Manchester United yang kuat, tapi ini jelas yang terkuat [sepanjang karier saya di sini]. DNA klub jelas untuk memenangkan trofi. Kami memiliki tim yang kuat yang bisa menjadi juara. Kami tahu betapa sulitnya itu, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mengangkat trofi musim ini." Pogba bungkam saat ditanyai soal masa depannya, namun mengaku menikmati sepakbolanya di Manchester di tengah kabar bahwa klub berusaha untuk memperpanjang masa baktinya. "Sejujurnya, saya sangat bahagia, saya menikmati waktu saya. Liga Primer sudah kembali, saya bermain sepakbola lagi setelah liburan yang menyenangkan, jadi ini amat sangat bagus," imbuhnya. "Ada perbedaan besar dibandingkan musim kemarin. Musim kemarin saya tertular corona[virus] dan tidak sempat ikut pramusim, jadi butuh waktu lama untuk kembali bugar. Musim ini saya sudah berlatih, memulai dengan baik, dan sehat. Saya merasa jauh lebih baik dan secara fisik perbedaannya terasa sekali." Pria 28 tahun itu tak lupa memuji sang pelatih atas kerja yang ia lakukan di Old Trafford sejak menggantikan Jose Mourinho sebagai manajer United Desember 2018 lalu. Ia menyoroti kemampuan manajemen personilnya dan pengetahuannya yang intim tentang United. Ditanya apakah Solskjaer mampu mengakhiri paceklik gelar Setan Merah, Pogba menjawab: Ya, pastinya. Ada alasan mengapa ia manajer klub ini. Ia mengenal para pemain dan kemampuan untuk melakukannya. Saya yakin ia berada dalam posisi untuk mencapainya." "Saya sudah mengenal Ole Sejak lama dan hubungan kami selalu baik, dan ia juga baik kepada semua pemain lain. Ia pernah menjadi pemain di sini, jadi ia sangat mengenal klub ini. Sejak ia datang rasanya bagus sekali." (Goal com/,Red)
Paul Pogba. (Foto: Twitter @paulpogba)[/caption] Masa depan Pogba menjadi sorotan sepanjang bursa transfer ini, dengan kontrak gelandang Prancis itu bersama United tinggal menyisakan kurang dari setahun. Namun Pogba telah menunjukkan bahwa ia sepenuhnya berkomitmen kepada United dengan mengawali musim ini dengan impresif, dan menargetkan untuk meraih berbagai trofi di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Setan Merah kian menguat dengan memboyong Raphael Varane dan Jadon Sancho, plus memulangkan Cristiano Ronaldo sebelum ditutupnya jendela transfer pada 31 Agustus, dan potensi yang dimiliki skuad ini membuat Pogba berdebar. Pogba berbicara kepada TV2 sebelum timnya mengalahkan Wolves 1-0, Minggu (29/8) kemarin: "Selalu ada tim Manchester United yang kuat, tapi ini jelas yang terkuat [sepanjang karier saya di sini]. DNA klub jelas untuk memenangkan trofi. Kami memiliki tim yang kuat yang bisa menjadi juara. Kami tahu betapa sulitnya itu, tapi kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mengangkat trofi musim ini." Pogba bungkam saat ditanyai soal masa depannya, namun mengaku menikmati sepakbolanya di Manchester di tengah kabar bahwa klub berusaha untuk memperpanjang masa baktinya. "Sejujurnya, saya sangat bahagia, saya menikmati waktu saya. Liga Primer sudah kembali, saya bermain sepakbola lagi setelah liburan yang menyenangkan, jadi ini amat sangat bagus," imbuhnya. "Ada perbedaan besar dibandingkan musim kemarin. Musim kemarin saya tertular corona[virus] dan tidak sempat ikut pramusim, jadi butuh waktu lama untuk kembali bugar. Musim ini saya sudah berlatih, memulai dengan baik, dan sehat. Saya merasa jauh lebih baik dan secara fisik perbedaannya terasa sekali." Pria 28 tahun itu tak lupa memuji sang pelatih atas kerja yang ia lakukan di Old Trafford sejak menggantikan Jose Mourinho sebagai manajer United Desember 2018 lalu. Ia menyoroti kemampuan manajemen personilnya dan pengetahuannya yang intim tentang United. Ditanya apakah Solskjaer mampu mengakhiri paceklik gelar Setan Merah, Pogba menjawab: Ya, pastinya. Ada alasan mengapa ia manajer klub ini. Ia mengenal para pemain dan kemampuan untuk melakukannya. Saya yakin ia berada dalam posisi untuk mencapainya." "Saya sudah mengenal Ole Sejak lama dan hubungan kami selalu baik, dan ia juga baik kepada semua pemain lain. Ia pernah menjadi pemain di sini, jadi ia sangat mengenal klub ini. Sejak ia datang rasanya bagus sekali." (Goal com/,Red) 




























