Tertuduh 4 Kali Perkosaan, Pemain Manchester City Ditahan Polisi

Tertuduh 4 Kali Perkosaan, Pemain Manchester City Ditahan Polisi
Bek kiri Manchester City, Benjamin Mendy, dihukum pihak klub pasca-didakwa bersalah atas empat tuduhan pemerkosaan dan satu pelecehan seksual dalam investigasi otoritas setempat. Mendy resmi jadi tahanan polisi dan sang pemain bakal diadili di Pengadilan Magistrat Chester, Jumat (27/8/2021) waktu setempat. Polisi menindaklanjuti aduan dari tiga perempuan berusia di atas 16 tahun. Insiden tersebut diduga terjadi pada rentang Oktober 2020–Agustus 2021. "Manchester City dapat mengonfirmasi bahwa dia [Benjamin Mendy] didakwa oleh polisi hari ini, Benjamin Mendy telah diskors sambil menunggu penyelidikan," begitu bunyi rilis resmi Man City, Kamis (26/8). "Masalah ini tunduk pada proses hukum dan maka dari itu klub tidak dapat memberikan komentar lebih lanjut sampai proses tersebut selesai,” begitu selanjutnya. Mendy terbilang pemain yang kerap melakukan tindak indisipliner, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pep Guardiola pernah mengkritiknya usai telat datang ke sesi latihan yang diduga lantaran menonton pertandingan tinju kelas berat antara Anthony Joshua versus Alexander Povetkin. Urusan dengan pihak berwajib lebih banyak lagi. Awal tahun ini, Mendy kedapatan melanggar protokol Covid-19 di Inggris setelah menerbangkan perempuan dari Yunani ke rumahnya. Ia juga ketahuan membuat kerumuman dalam acara ulang tahunnya. Tidak lama berselang, Mendy bertingkah dan melanggar hukum lagi dengan mengendarai Lamborghini senilai Rp9,4 miliar tanpa asuransi dan lisensi berkendara. (Goal.com/Red)