Presiden Haiti Tewas Ditembak

Presiden Haiti Tewas Ditembak
Negara Haiti gempar! Presiden Haiti  Jovenel Moise, Rabu (7/7/2021) pukul 01:00 waktu setempat atau pukul 05:00 GMT, tewas akibat ditembak kelompok tak dikenal di kediaman pribadinya di Ibukota Haiti, Port-au-Prince.   https://youtu.be/sDvMj9XnHoE   Ini mengakhiri kepemimpinan singkat Moise yang dipenuhi aksi protes. Saat mengumumkan kematian Moise, Perdana Menteri Haiti, Claude Joseph, meminta warga untuk tenang karena ia akan langsung mengambil alih jabatan. Seperti dilansir Reuters, menurut Pelaksana Tugas Perdana Menteri Haiti, Claude Joseph, Moise dibunuh secara “sadis dan barbar”, sementara istrinya, Martine Moïse, yang juga menjadi korban dalam serangan tersebut selamat dan kini sedang dirawat di rumah sakit karena mengalami tembak yang cukup parah. https://youtu.be/HX3Enyow7Zs     “Segala tindakan telah kami ambil untuk memastikan pemerintahan tetap berjalan dan kepentingan nasional terlindungi,” imbuh Joseph Apa penyebab pembunuhan dan siapa pelakunya, masih diselidiki pihak berwenang Haiti. Haiti saat ini tengah menghadapi krisis kemanusiaan akibat ketegangan politik, kerusuhan, dan habisnya suplai cadangan makanan. Port-au-Prince menjadi salah satu lokasi di mana kerusuhan kerap terjadi. Bahkan akhir-akhir ini gangster dan kepolisian rutin bentrok di sana untuk mengambil alih kendali atas jalanan. https://youtu.be/eHtkTn54dJI     Jovenal Moise menjadi figur sentral dalam krisis tersebut. Pria yang menjadi Presiden Haiti sejak 2017 itu dianggap  oposisinya hendak memperpanjang periode kepemimpinannya secara paksa dan menjadi figur yang otoriter. Moise sempat membantah tuduhan itu sebelum dibunuh, Januari lalu, Moise sempat menjadi target kudeta. Otoritas Haiti kemudian menahan kurang lebih 20 orang, termasuk seorang hakim Mahkamah Agung dan pejabat senior kepolisian, atas tuduhan upaya kudeta. Selama ini, kepemimpinan Moise memang kerap diwarnai aksi protes. Sebagian warga tak percaya dengan Moise, terutama karena ia dilantik melalui dekrit pada 2018 lalu setelah perselisihan pemilu yang tak kunjung usai. Sebagaimana dilansir Reuters, kebanyakan warga menganggap mandat kepemimpinan Moise tidak sah. Moise pun kerap mengalami guncangan dari dalam pemerintahannya sendiri. Haiti sampai-sampai sudah berganti tujuh perdana menteri sejak 2017. Joseph sendiri seharusnya melepas posisinya pada pekan ini, padahal baru tiga bulan menjabat. Tak hanya masalah keabsahan jabatan, Moise juga dianggap tak becus dalam menanggapi berbagai krisis di Haiti, mulai dari kemiskinan hingga pandemi Covid-19 belakangan ini. Di bawah kepemimpinan Moise, insiden penculikan hingga kekerasan geng bersenjata juga kian merebak di Haiti. Melihat kemelut di Haiti ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mendesak Haiti kembali menggelar pemilu presiden dan legislatif yang transparan dengan tenggat akhir tahun ini. Namun, belum sempat pemilu itu terlaksana, Moise tewas ditembak di rumahnya sekitar pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 waktu setempat. (Idtimes/CNN/Red)