Ini yang Dilakukan Jully Bunnara terhadap Bisnisnya di 2021

Jakarta, obsessionnews.com - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda Tanah Air membuat perusahaan restoran kekurangan pengunjung. Namun hal itu tidak berlaku bagi Nara Park, di musim pandemi seperti ini ternyata tidak sepi pengunjung. Restoran berkonsep outdoor yang menyatu dengan alam ini pengunjung terlihat rileks dan bahagia bisa aman bersantai di area dengan garden view bak di pedesaan nan hijau. “Saya bersyukur sejak awal berdiri konsep restoran di sini memang sudah open space tidak memakai AC dan ternyata bisa menjadi tempat bersantai yang pas di tengah pandemi Covid-19,” ujar Direktur Nara Park Jully Bunnara dikutip dari majalah Women’s Obsession, Rabu (24/2/2021). Meski begitu, restoran ini tentunya mengikuti peraturan dari pemerintah yang harus membatasi jumlah pengunjung dan menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. “Virus ini memang harus diberantas bersama-sama, sambil kita berusaha keras mengupayakan agar perekonomian bangsa bisa terus berjalan dan berbagai usaha tidakmati,” ucap Jully dengan nada bersemangat. Meskipun bisnisnya terkena dampak akibat wabah Covid-19, dia masih merasa beruntung tetap bisa menjalankan usaha food & beverage miliknya dan bertekad tidakakan menyerah terhadap situasi yang tidak mudah ini. Dia menjelaskan, para pengunjung di Nara Park hingga kini masih ‘dimanjakan’ dengan sajian aneka kafe dan restoran yang hadir dengan beragam pilihan hidangan, serta keunikan masing-masing hingga suguhan kopi terbaik dan minuman-minuman segar menyehatkan. Berbagai variasi menu alternatif dari makanan Indonesia, western, Japanese, American, dan lainnya bisa dipilih oleh para tamu. Tempat yang berpemandangan indah ini memang cocok bagi siapa saja yang membutuhkan ketenangan dan refreshing dari segala kepenatan hiruk pikuk kota besar. Fasilitas yang ditawarkan Nara Park pun sangat beragam, mulai dari Wi-fi, valet parking, mushola, wheel chair, kids playground, bean bag, co-working space, nursery room dan lainnya. Termasuk taman-taman instagramable yang unik dan di salah satu sudutnya bahkan ada replika pesawat terbang yang bisa dijadikan spot berfoto ciamik. Ada pula tiga meeting room, yaitu Peony berkapasitas 50 orang, Lavenderuntuk 30 orang, dan terakhir yang lebih besar adalah Grand Sakura. Selain itu, tersedia pilihan lainnya, yaitu dua garden yang umum digunakan untuk acarapernikahan, event, maupun gathering. Jully berkata, tiga bulan pertama sejak pandemi Covid-19 tempat ini sempat tutup dan tebersit rasa khawatir akan kesanggupan dirinya yang ada batasnya. “Untungnya di bulan keempat kami mulai buka lagi, sehingga kami bisa lebih tenang. Halaman selanjutnya Selain itu, pemerintah juga sudah mengambil tindakan membangun ekonomi masyarakat dan bisnis bisa berjalan kembali dengan peraturan protokol kesehatan yang harus dijaga dengan ketat. “Namun, enam bulan kemudian dengan berat hati kami terpaksa harus merumahkan seperempat karyawan, dengan komitmen ketika situasi sudah membaik akan diaktifkan kembali,” ucapnya. Sebagai resolusi 2021 terhadap bisnisnya, dia kemudian mengharuskan seluruh tim maupun karyawannya untuk mengedepankan gaya hidup digital. Pola lama mesti ditinggalkan agar tetap bisa mempertahankan perusahaan ke depannya yang memang akan semakin serba digital. Apalagi dampak wabah Covid-19 terhadap berbagai hal meskipun vaksin sudah ditemukan, tentunya tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Mengingat Indonesia memiliki penduduk yang cukup banyak dan wilayahnya sangat luas dipenuhi dengan kepulauan-kepulauan. “Diperlukan waktu lebih lama untuk kita semua kembali ke situasi norma seperti dulu lagi,” ungkapnya. Dia berprinsip pihaknya harus terus belajar beradaptasi dan menambah pengetahuan di situasi seperti ini. Itulah sebabnya, berkolaborasi dengan generasi muda supaya tidak ketinggalan zaman dan tetap digiatkan. Hal itu dilakukan demi menciptakan sesuatu yang berbeda dan bisa bersaing dengan para kompetitor. “Kami baik yang tua maupun muda saling support dan sharing termasuk memecahkan berbagai permasalahan bersama-sama. Kaum muda menyumbangkan ide, kreativitas, dan inovasi, lalu yang lebih tua memberikan pengalaman, wisdom, maupun kesabaran, agar kami tetap tangguh bisa bertahan dalam kesulitan ini,” lanjut ibu yang memiliki satu putra dan satu putri ini dengan optimis. (Elly/Women's Obsession/Poy)





























