Anies Mengenang Masa Kuliah di UGM

Jakarta, Obsessionnews.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Hari ini, Sabtu (19/12/2020), merupakan puncak peringatan Dies Natalis ke-71 UGM yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube UGM dan digelar secara luring terbatas di UGM.
Terkait Dies Natalis ke-71 UGM Anies memposting catatan kenangannya ketika kuliah di kampus itu di laman Facebook-nya, Sabtu Juga memposting 12 foto sewaktu dia menjadi mahasiswa UGM.
Berikut ini tulisan lengkap Anies di Facebook:
Pagi ini muncul notifikasi: Dies Natalis UGM.
Memori berputar, mengulang rekaman-rekaman kenangan masa kuliah dan masa belajar di Jogja.
Halaman selanjutnyaRumah kami di Karangwuni, hanya 1/2 km dari Gedung Pusat UGM. Masa kecil adalah masa bermain di kampus. Bagi kebanyakan kita, gedung pusat UGM, Gelanggang Mahasiswa atau kampus UGM, mengingatkan masa kuliah. Tapi bagi kami, keluarga-keluarga dan warga yg memang tinggal di sekitar kampus, kampus UGM adalah kampung halaman, tempat bermain, tempat bereksplorasi. Bagi anak-anak kecil di masa itu, Gedung-gedung baru itu arena bermain labirin yang tak habis dijejalahi, hutan-hutan laboratorium yg tersebar di kampus dijadikan tempat main perang-perangan. Habis menonton film November 1828, hutan itu jadi tempat perang-perangan gerilya anak-anak SD.
Kampus itu terbuka, kampus itu diakses semua, kampus itu milik rakyat. Kampus itu memang bukan milik satu orang, bukan milik kita, saat itu semua masih sadar bahwa lahan sestrategis itu, kampus sebesar itu adalah dari pemberian dan dari kemurahan hati seorang visioner, negarawan dan pengayom: Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubowo IX.
Halaman selanjutnyaMasa kuliah jadi pelengkap yang utama. Masuk Fakultas Ekonomi UGM, angkatan 1989. Pembelajaran di ruang kuliah, dan di luar ruang kuliah menjadi pelajaran yang hikmahnya mengalir tanpa henti hingga sekarang. Pada masa kuliah inilah gemblengan pengalaman membekas hingga kini. Pergolakan ide tentang keterbukaan, tentang demokrasi dihadapkan dengan kondisi represif era Orde Baru. Kita bersyukur bahwa ambil rute repot, rute perjuangan, berada di sisi pendorong perubahan, bersama dalam angkatan mahasiswa yang berdiri tegak menyuarakan dan memperjuangkan perubahan.
Halaman selanjutnyaSembari mengingat masa-masa itu, saya buka HP, memutar kembali Hymne Gadjah Mada sambil melihat beberapa foto lama....
Tiap kata membawa pesan... siang ini tiap kata dalam hymne ini disimak lagi...
Bakti kami mahasiswa Gadjah Mada semua Kuberjanji memenuhi panggilan bangsaku Di dalam Pancasilamu jiwa seluruh nusaku Kujunjung kebudayaanmu kejayaan Indonesia
Bagi kami almamater kuberjanji setia Kupenuhi dharma bakti tuk Ibu Pertiwi Di dalam persatuanmu jiwa seluruh bangsaku Kujunjung kebudayaanmu kejayaan NusantaraInsyaAllah, kita semua yang pernah merasakan pendidikan dari negara akan terus mendarmabaktikan ilmunya untuk Ibu Pertiwi...
Teruslah dan tetaplah jadi kampus penumbuh kepedulian pada sesama, pada kenyataan di masyarakat, dan yang terdepan dalam pengembangan ilmu, serta yang mengembangkan semua potensi civitas akademika..
Selamat Dies Natalis Universitas Gadjah Mada..
(arh)







































