Kemenparekraf Gandeng Kultura.id Gelar Pameran Virtual Ilustrasi Dongeng

Kemenparekraf Gandeng Kultura.id Gelar Pameran Virtual Ilustrasi Dongeng
Jakarta, Obsessionnews.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Kultural.id mengelar Pameran Virtual Ilustrasi Dongeng bertajuk Kultural ID Virtual Exhibition dalam upaya menggali serta melestarikan dongeng dan cerita rakyat tradisional. Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf/Baparekraf, Yuana Rochma Astuti menyebut Kultural ID Virtual Exhibition ini merupakan salah satu upaya merawat tradisi mendongeng dengan mendorong penciptaan dongeng-dongeng baru dengan penyampai pesan yang menarik. "Kemenparekraf bersama Kultural.id ikut mengambil peran dalam memajukan seni dan budaya melalui program-program yang melibatkan seniman, pekerja seni dan budaya, serta masyarakat yang lebih luas, yaitu dengan menyelenggarakan acara ini," ujar Yuana dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Senin (26/10/2020). Kultural ID Virtual Exhibition akan berlangsung pada 20-28 Oktober 2020 dan melibatkan ilustrator-ilustrator tanah air. Pameran virtual ini dihelat sebagai kelanjutan dari program Digital Folklore Festival yang digagas oleh seniman dan sutradara pertunjukan, Rama Soeprapto. Yuana melanjutkan, Kemenparekraf mendukung para seniman memanfaatkan platform digital untuk berkarya, agar para penikmat dongeng dan cerita rakyat tradisional dapat dengan mudah untuk mengaksesnya. “Pemerintah mendukung seniman untuk bersiasat memanfaatkan keterbatasan dalam mencari kesempatan dan peluang. Berimajinasi dan berekspresi dalam medium dan estetika yang baru dengan nilai budaya di dalamnya akan meningkatkan nilai jual dari pelaku ekonomi kreatif dan karyanya saat ini, karena masyarakat penikmat seni juga mulai beralih ke digital,” ujar Yuana. Acara ini dimeriahkan dengan ajang berbagi dongeng serta event serial pembacaan dongeng baru yang diangkat dari karya berjudul ‘Bias’ karya penulis Titien Wattimena, dengan melibatkan artis-artis tanah air yaitu Dian Sastrowardoyo, Reza Rahadian, Wulan Guritno, Tora Sudiro, Lukman Sardi, Rio Dewanto, Atiqah Hasiholan, Cut Mini, dan Shelomita. (Poy)