Di Masa Pandemi Covid-19, Proses Belajar Mengajar Tidak Boleh Berhenti

Makassar, Obsessionnews.com -- Kementerian Agama (Kemenag) memberikan bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 kepada sejumlah pondok pesantren (ponpes), Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ). Bersamaan itu digelar Launching Madrasah Digital MTsN 1 Makassar.
Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi kepada Ponpes DDI As Salman Allakuang Kabupaten Sidrap, Ponpes Ash Shalihin Kabupaten Gowa, MDT Geraldin Mallengkeri Kota Makassar, MDT Bawapitu Kabupaten Pangkep, TPQ Muwafaqatul Qurra Kota Makassar, dan TPQ Nurul Hikmah Kabupaten Gowa di MTsN 1 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (9/10/2020).
Baca juga:
Satgas Covid-19: Dinamika Perkembangan Covid-19 Secara Nasional Signifikan
Sulsel dan Jatim Jadi Provinsi Percontohan Suksesnya Penanganan Covid-19

Wamenag menjelaskan, ada 1.945 lembaga pendidikan keagamaan Islam di Sulsel yang menerima bantuan operasional. Jumlah ini terdiri atas 192 ponpes, 411 MDT, dan 1.342 TPQ se-Sulsel.
“Proses belajar mengajar tidak boleh berhenti. Anak-anak kita berhak mendapat pendidikan yang baik. Anak-anak kita harus juga dipersiapkan menjadi generasi yang unggul, generasi yang berprestasi dalam rangka menghadapi tantangan era ke depan,” kata Zainut.
Halaman selanjutnyaDikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kemenag, Sabtu (10/10), dalam kesempatan tersebut Zainut mengungkapkan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan kementerian lainnya untuk merumuskan proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19 agar berjalan dengan baik. Fasilitasi sedang diupayakan untuk diberikan kepada semua yang terlibat dalam proses pendidikan, baik siswa, guru, orang tua maupun tenaga kependidikan, sejak dari tingkat RA hingga perguruan tinggi.
“Pemerintah benar-benar serius menghadapi situasi saat ini. Mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi bagian yang tidak boleh di lupakan karena merupakan amanat konstitusi dan cita-cita para pendiri bangsa,” kata Zainut.
Halaman selanjutnyaSebelumnya Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sulsel Khaeroni menyampaikan, perkembangan pendidikan di Sulsel berjalan baik. Pemanfaatan teknologi di tengah situasi pandemi Covid-19 menjadi salah satu barometernya.
Tampak hadir dalam acara tersebut jajaran Kanwil Kemenag Sulsel, siswa-siswi MTsN 1 Makassar, para kepala kantor Kemenag kabupaten/kota, serta sejumlah ulama. (arh)





























