Aplikasi Jenius Kolaborasi BNI dan Bank BTPN

Aplikasi Jenius Kolaborasi BNI dan Bank BTPN
Jakarta, Obsessionnews.com - Di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masing-masing bank berlomba-lomba berinovasi untuk memberikan layanan yang terbaik bagi nasabah. Transaksi non-tunai menjadi pilihan metode pembayaran lebih mudah dan aman, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19. Masyarakat yang telah kembali aktif beraktivitas, tentunya membutuhkan kemudahan transaksi untuk menunjang kesehariannya. Untuk itu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggandeng PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) memungkinkan masyarakat melakukan top-up (isi ulang) BNI TapCash melalui aplikasi Jenius. Baca juga:Keren! Survei Bank Asing di Jepang, Peringkat BNI MelonjakGandeng FIDAC, BNI Tingkatkan Layanan kepada ASNHalaman selanjutnya Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis BNI Pemimpin Divisi E-Banking BNI Sri Indira mengatakan, kerja sama ini diharapkan akan semakin melengkapi pelayanan yang diterima oleh masyarakat, baik nasabah BNI TapCash, pengguna Jenius, maupun yang belum menggunakan keduanya. "Dalam menghadapi pandemi ini, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap menerapkan transaksi non-tunai. Masyarakat tidak perlu khawatir jika saldo TapCash-nya kurang atau habis, karena TapCash sudah bisa di top-up melalui aplikasi Jenius. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi Jenius, pilih e-Wallet Center, kemudian pilih Top Up, lalu pilih BNI TapCash. Pastikan smartphone-nya memiliki fitur Near-Field Communication (NFC),” ujar Indira. Ia menambahkan, kolaborasi antar bank yang memiliki keunggulan digital services bukan sebuah kemustahilan. Kolaborasi ini akan terus berkembang seiring perkembangan teknologi dan tuntutan konsumen ke depan. Halaman selanjutnya “Melalui aplikasi Jenius masyarakat dapat melakukan isi ulang saldo TapCash dimulai dari Rp 10.000 hingga Rp1.500.000. Sesuai ketentuan regulator, batas maksimum saldo uang elektronik berbasis kartu, salah satunya TapCash adalah sebesar Rp 2 juta. Hingga Agustus 2020 jumlah pengguna TapCash terus meningkat hingga 23% dibandingkan Agustus tahun lalu atau sudah tersebar hampir mencapai 8 juta Kartu TapCash di seluruh Indonesia diiringi dengan peningkatan volume transaksi hingga 3% atau hampir mencapai Rp 750 miliar,” tutur Indira. Kartu TapCash dapat digunakan untuk pembayaran transportasi umum, seperti Commuterline, TransJakarta, MRT, LRT, Railink, dan kapal penyeberangan, pembayaran tol dan parkir, hingga transaksi di berbagai toko retail BNI seperti restoran, bioskop, dan mini market. Sebelumnya kartu TapCash dapat diisi ulang melalui channel BNI seperti BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, ATM BNI, Agen46, hingga e-Commerce dan toko retail seperti mini market. Halaman selanjutnya Sementara itu Digital Banking Head Bank BTP NIrwan S. Tisnabudi mengungkapkan, selain kolaborasi dalam penambahan fitur top up TapCash melalui aplikasi Jenius, kolaborasi ini juga memperkenalkan Kartu BNI TapCash Edisi Jenius dengan desain dan karakter unik khas Jenius. "Jenius percaya dalam menghadirkan layanan finansial yang lengkap dan relevan dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Pada kesempatan ini Jenius berkolaborasi dengan BNI TapCash untuk membantu pengguna lebih mudah bertransaksi secara nontunai dengan uang elektronik," ucap NIrwan. Kolaborasi ini, lanjutnya, juga bertujuan untuk mendukung gerakan pembayaran nontunai (cashless) yang tengah digalakkan oleh pemerintah dan Bank Indonesia. Terlebih di masa saat ini, peran pembayaran digital maupun nontunai sangat penting dalam meminimalisir kontak fisik ketika melakukan transaksi. Salah satu kelebihan dari kartu uang elektronik yaitu masyarakat tidak perlu membuka rekening tabungan atau mendaftar menjadi nasabah suatu bank untuk mendapatkannya. Masyarakat cukup membeli kartunya dan melakukan isi ulang di channel yang disediakan. (arh)