Pemerintah Senantiasa Berusaha Hadir Dampingi Pejuang Ekonomi

Pemerintah Senantiasa Berusaha Hadir Dampingi Pejuang Ekonomi
Jakarta, Obsessionnews.com - Pemerintah senantiasa berusaha hadir mendampingi pejuang ekonomi yang memiliki usaha dalam skala sangat kecil atau ultra mikro, salah satunya melalui pembiayaan ultra mikro (UMi). ⁣⁣   Baca juga: UMKM Jadi Tumpuan Roda Perekonomian MasyarakatSri Mulyani: Ada Hikmah Besar di Balik Pandemi Covid-19 ⁣⁣ Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawatimengungkapkan, pembiayaan UMi ini berbeda dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jika KUR menyasar usaha mikro dan kecil dengan fasilitas pembiayaan hingga Rp25 juta (mikro), Rp25 juta hingga Rp 500 juta (ritel), maka UMi menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah. "Karena usaha mikro di lapisan terbawah belum bisa difasilitasi perbankan melalui KUR (tidak bankable), maka fasilitas pembiayaan UMi yang diberikan, yaitu maksimal Rp10 juta per nasabah," kata Sri dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7). ⁣⁣ Ia menjelaskan, emerintah menunjuk Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai coordinated fund pembiayaan UMi. Pembiayaan UMi disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB), seperti PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura yang bekerja sama dengan koperasi dan lembaga keuangan mikro), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).⁣⁣ ⁣⁣ Sejak diluncurkan pada pertengahan 2017 hingga Juli 2020, pembiayaan UMi telah membantu sebanyak 2.257.021 debitur yang tersebar di seluruh Indonesia. Menariknya, mayoritas debitur adalah perempuan (93%). "Ini berarti banyak perempuan yang turut menopang aktivitas ekonomi skala usaha ultra mikro," tutur Sri. ⁣⁣ ⁣⁣ Jumlah mereka yang memanfaatkan pun terlihat bertumbuh positif selama empat tahun berturut-turut. ⁣⁣ ⁣⁣ Sri mengatakan, di dalam masa pandemi Covid-19, pelaku ultra mikro ini juga termasuk yang akan mendapatkan relaksasi berupa penundaan pembayaran cicilan pokok selama 6 bulan dan subsidi bunga kredit. ⁣⁣(arh)