Lagu-lagu Didi Kempot Beri Inspirasi Perkembangan Dunia Musik Daerah

Jakarta, Obsessionnews.com - Siapa yang tak kenal Didi Kempot? Salah satu penyanyi fenomenal Indonesia yang lagunya mewakili perasaan banyak orang dan menjadi inspirasi perkembangan musik Indonesia. “Lagu-lagu Didi Kempot memberikan inspirasi bagi perkembangan dunia musik daerah,” ujar Ketua Lembaga Kajian Kebudayaan Indonesia (LKKI) Rizal Siregar kepada obsessionnews.com, Selasa (5/5/2020). Menurut dia, bahasa daerah yang ditampilkannya membuat lagu daerah sejajar dengan lagu nasional. “Kekhasan bahasa daerah menjadi kekuatan dan magis bagi warna musik campur sari,” ungkapnya. Dari situlah banyak penyanyi dan mencipta lagu milenial yang mengikuti jejaknya. “Dengan lagu daerah Alrm Didi Kempot telah memjadi icon, utamanya untuk masyarakat Jawa,” tutur aktor di era tahun 90-an ini. Bagi Rizal, pria yang mempunyai julukan The Godfather of Broken Heart ini seorang seniman yang sangat disegani. “Bagi Indonesia ia juga seorang seniman yang cukup populer dan disegani,” ucapnya. Idola Milenial Perjalanan karier Didi Kempot yang berliku hingga mencapai kesuksesan seperti saat ini tidak membuatnya sombong. Sekarang ini ia menjadi idola generasi milenial yang akrab dengan media sosial. Sebagai penyanyi senior, Didi Kempot memperlakukan penggemar layaknya sahabat. Dia bahkan tidak ragu mengajak penggemarnya bernyanyi bersama di atas panggung. Dia juga sering memberikan motivasi kepada penggemarnya agar tidak menyerah untuk berkarya. Kini penyanyi kondang asal Solo, Jawa Tengah, itu mendapat gelar "The Godfather of Broken Heart" alias "Bapak Patah Hati Nasional". Julukan itu didaulat oleh kalangan muda kepada Didi Kempot karena kepiawaiannya membawa pendengar larut dalam emosi ketika mendengarkan lantunan lagunya. Sobat Ambyar Merupakan sebutan komunitas bagi penggemar penyanyi campursari Didi Kempot. Komunitas ini semakin eksis seiring semakin naiknya popularitas Didi Kempot, yang mereka sebut dengan "Lord Didi". Keberadaan Sobat Ambyar membuat para penggemar karya Didi Kempot menjadi lebih terorganisir. Sebelumnya istilah Kempoters adalah sebutan untuk penggemar Didi Kempot namun sebutan tersebut berkembang dikalangan anak muda menjadi Sad Boys (untuk laki-laki) dan Sad Girls (untuk perempuan). Para penggemar Didi Kempot yang tergabung dalam Sobat Ambyar mayoritas generasi muda. Hal ini menunjukkan bahwa karya Didi Kempot diminati lintas generasi. Eksistensi para penggemar muda ini membuat Didi Kempot dinobatkan sebagai Godfather of Broken Heart (bahasa Jawa: Bapak Loro Ati Nasional;Bapak Patah Hati Nasional). Komunitas Sobat Ambyar awal terbentuk melalui sebuah acara Musyawarah Nasional (Munas) Pengukuhan Awal yang diselenggarakan oleh Solo Sad Bois Club pada hari Sabtu tanggal 15 Juni 2019 pukul 19.00 di Rumah Blogger Indonesia (RBI), Jl. Apel III No.27, Kel. Jajar, Kec. Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. seperti diketahui, Didi Kempot meninggal dunia Selasa (5/5) pagi pada usia 53 tahun. Penyanyi bernama lengkap Didi Prasetyo ini meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. (Poy)





























