Ini Cara Hilangkan Kesedihan Akibat Covid-19 Menurut Ajaran Islam

Jakarta, Obsessionnews.com - Semenjak menyebarnya wabah virus Corona (Covid-19), tak sedikit masyarakat yang merasakan sedih. Betapa tidak, selama pandemi virus ini pasar-pasar ditutup, masjid-masjid ditutup, physical distancing diberlakukan, perekonomian menurun.
Terlebih parahnya lagi umat Islam juga tak bisa shalat berjamaah di masjid dan tak boleh mengunjungi kerabatnya agar terhindar dari virus yang ganas ini. Tentu ini menimbulkan rasa sedih karena harus menjauh dari kerabat dan teman-teman yang biasanya menyapa Anda.
Namun sebagai muslim, hendaknya jangan terlalu lama larut di dalam kesedihan menghadapi pandemi virus corona ini.
Menurut Islam bersedih dibolehkan dan memiliki dampak baik bagi tubuh, yakni dapat membersihkan racun dan meluapkan emosi yang terpendam. Akan tetapi, kesedihan juga dapat berdampak buruk jika terjadi berlarut-larut.
Kesedihan yang berlarut-larut ini lah yang tidak diperbolehkan dalam Islam. Contoh dari kesedihan yang berlarut-larut adalah menangis berhari-hari tanpa henti karena ditinggal orang tercinta, menangis dalam waktu yang lama sehingga melupakan beribadah kepada Allah, dan bersedih hingga melukai dirinya sendiri.
Allah SWT berfirman:“Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” (QS. At Taubah: 40)
Dalam ayat tersebut sangat jelas diterangkan bahwa kita diperintahkan untuk tidak bersedih. Lalu bagaimana jika kita tetap bersedih dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut cara untuk menghilangkan kesedihan yang dianjurkan di dalam Islam:
1. Ingatlah Bahwa Allah Bersama Kita
Seperti dalil yang telah disebutkan di atas, kita tidak perlu bersedih karena Allah bersama kita. Seberat apapun kesulitan dan kesedihan yang dirasakan, kita tidaklah sendiri. Dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan jika Allah bersama kita.
Dia lah pemilik segalanya di dunia ini. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatunya. Dia Maha Penyayang dan Maha Pengasih. Allah tidak akan membiarkan hambanya berlarut dalam kesulitan. Di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Dengan mengingat Allah akan membuat hati menjadi tenteram.
2. Berdzikir
Cara menghilangkan kesedihan menurut Islam lainnya adalah memuji Allah dengan berdzikir tidak hanya mendapatkan pahala karena merupakan sunnah rasul, akan tetapi berdzikir juga dapat membuat hati menjadi tenang. Sehingga kesedihan akan mereda.
Adapun dzikir yang dapat kita lakukan adalah “laa Haula wala quwwata Illa Billah” dan “hasbunallah wa ni’mal waqil.” Bacaan dzikir tersebut tidak lain adalah untuk meminta pertolongan kepada Allah SWT.
3. Istighfar
Sudah sangat lumrah di kalangan masyarakat apabila terjadi sesuatu yang bersangkutan dengan emosi biasanya kita disarankan untuk beristighfar. Karena dengan beristighfar dapat menenangkan hati yang sedang kacau, seperti bersedih.
4. Shalat Sunah
Shalat merupakan bentuk komunikasi kita kepada Allah SWT. Ketika kita memiliki masalah, mengadukannya kepada Allah adalah hal yang tepat. Meski kita tidak bisa berkomunikasi kepada Allah selayaknya berkomunikasi kepada manusia, akan tetapi percayalah bahwa Allah mendengar dan melihat kita.
Allah akan memberikan solusi atas permasalahan yang kita hadapi dengan caranya sendiri. Selain itu, shalat juga dapat membuat hati menjadi lebih tenang.
5. Berdoa kepada Allah
Ketika Rasullullah Saw. mendapati Abu Umamah Ra. sedang bersedih di dalam masjid, beliau mengajarkan sebuah doa kepada Abu Umamah untuk menghilangkan kesedihannya.
“Ya Allah, aku memohon perlindungan dengan-Mu daripada keluh kesah dan kesedihan, rasa lemah dan kemalasan. Aku memohon perlindungan dengan-Mu daripada sifat penakut dan kebakhilan. Dan aku memohon perlindungan dengan-Mu dari beban hutang dan dikuasai seseorang.” (HR. Abu Daud)
6. Melakukan Sesuatu yang Positif
Melakukan hal yang dapat membuat hati senang tentu akan dapat meringankan beban atau kesedihan yang tengah kita rasakan. Bahkan kita dapat melupakan beban atau kesedihan tersebut.
Adapun hal-hal positif yang dapat kita lakukan di saat sedih misalnya melakukan hobi, menghadiri majelis taklim atau lain sebagainya.
7. Sabar
Ketika kita merasa sulit atau sedih, maka bersabarlah. Karena bersabar dapat membuat hati menjadi lebih ikhlas dalam menghadapi masalah yang terjadi. Dan Allah menjanjikan bagi orang yang bersabar akan bersama-Nya.
Allah SWT. Berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (Al-Baqarah: 153)
8. Sandarkan Segalanya pada Allah
Harta, kekayaan, atau status sosial tidak dapat dijadikan sandaran hidup. Apabila kita menyandarkan hidup pada hal-hal tersebut hanya akan menimbulkan kekecewaan hingga kita bersedih.
Bersandar pada Allah adalah sebuah pilihan terbaik dan Allah tidak akan pernah mungkin mengecewakan hamba-hamba-Nya yang taat kepada-Nya. Kerjakan perintah-Nya dan berpasrah kepada Allah. Niscaya kebahagiaan akan datang kepada kita.
Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah atas kehendak Allah SWT. Penilaian baik dan buruk suatu peristiwa yang menimpa kita adalah diri kita sendiri. Oleh karena itu, percayalah bahwa Allah senantiasa memberikan kebaikan kepada kita.
Dan hendaklah kita menyandarkan segalanya kepada Allah agar tidak menimbulkan kekecewaan. Demikian cara-cara menghilangkan kesedihan. Semoga dapat bermanfaat. (Poy)





























