Berprestasi Gemilang, Hendrar Prihadi Dipercaya Kembali Maju di Pilkada Semarang 2020

Berprestasi Gemilang, Hendrar Prihadi Dipercaya Kembali Maju di Pilkada Semarang 2020
BANYAK kader PDI Perjuangan (PDI-P) yang mencetak prestasi gemilang di berbagai bidang. Salah seorang di antaranya adalah Hendrar Prihadi. Ingin berbuat yang terbaik untuk rakyat, itu motivasi Hendrar terjun ke dunia politik pada tahun 2005. Melalui kendaraan PDI-P pada Pemilu 2009 Hendrar terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Tengah periode 2009-2014. Tetapi, Hendrar hanya tiga bulan menjadi wakil rakyat. Ia terpilih sebagai Wakil Wali Kota Semarang berpasangan dengan Soemarmo HS yang merupakan hasil Pemilihan Wali Kota Semarang tahun 2010. Pada 26 Juni 2012 politisi yang akrab disapa Hendi ini diangkat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Semarang, menggantikan Soemarmo yang diberhentikan sementara karena terlibat dalam kasus korupsi. Pada tahun 2013 Hendi resmi diangkat menjadi Wali Kota Semarang. Program pertama yang ia jalankan sebagai Wali kota Semarang adalah peningkatan jalan di wilayah pinggiran, terutama pembangunan ring road, penurunan tarif bus rapid transit (BRT) untuk pelajar menjadi Rp 1.000. Selain itu Hendrar juga mengembangkan Semarang Smart City pada Desember 2014 dan pencanangan program Kota Tanpa Kumuh (KoTaKu) pada Desember 2014 yang menurutnya didasarkan pada tiga masalah yaitu ketidaklayakan infrastruktur, buruknya drainase, dan kurangnya sarana sanitasi. Halaman selanjutnya Pria kelahiran Semarang, 30 Maret 1971 ini maju sebagai Wali Kota pada Pilkada Semarang tahun 2015. Ia berpasangan dengan Hevearita Gunaryanti Rahayu. Duet Hendrar-Hevearita diusung PDI-P, Partai Demokrat, PPP, dan Partai NasDem. Pilkada Semarang diikuti tiga pasangan, yakni Soemarmo-Zubaer, Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti, dan  Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso. Hasilnya Hendrar- Hevearita memperoleh 50 persen suara, Soemarmo-Zubaer 30 persen suara, dan Sigit Ibnugroho-Agus Sutyoso 20 persen suara. Selanjutnya pasangan Hendrar-Hevearita dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dilantik pada 17 Februari 2016. Banyak prestasi yang diraih Hendrar dan Kota Semarang. Antara lain Kota Semarang didapuk sebagai kota dengan perencanaan dan pembangunan daerah terbaik oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Hendrar di Jakarta, Kamis (9/5/2019). Penghargaan tersebut membuat Hendrar bersyukur. Rasa gembiranya itu diungkapkannya di akun Instagramnya, Kamis (9/5/2019). “Alhamdulillah..hari ini Kota Semarang dinobatkan menjadi yang Terbaik dalam pembangunan daerah di Indonesia #SemarangSekarang,” tulis Hendrar di akun Instagramnya sambil mengunggah dirinya menerima penghargaan dari Jokowi.Halaman selanjutnya Prestasi lainnya adalah Hendrar ditetapkan oleh Asia Global Council (Dewan Global Asia)  sebagai Asia Best Mayor Of The Year 2019. Michael Tan selaku Presiden Asia Global Council menegaskan jika apresiasi itu diberikan atas dasar kegigihan, prestasi dan sumbangsih dalam pembangunan. "Pembangunan harus dilihat secara dinamis, dan pembangunan pada dasarnya mencakup berbagai perubahan mendasar, struktur sosial, sikap-sikap masyarakat dan institusi-institusi sosial. Selain itu juga mengejar akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan ketimpangan pendapatan, serta pengentasan kemiskinan," pungkasnya Tan dalam keterangan tertulis, Senin (29/7/2019). Penghargaan itu diserahkan oleh Presiden Asia Global Council kepada Kepala Bagian Humas Kota Semarang yang mewakili Hendrar. Di tempat berbeda Hendrar berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Dewan Global Asia tersebut, namun ia menegaskan perubahan ibu kota Jawa Tengah tersebut adalah hasil dukungan semua pihak. "Perubahan positif yang terwujud hari ini adalah karena semua ikut mendorong. Maka tentu saja terima kasih atas apresiasinya, tapi ini adalah apresiasi untuk seluruh masyarakat Kota Semarang," tegas Hendrar. Sebelum menetapkan Hendrar sebagai Asia Best Mayor Of The Year 2019, Asia Global Council terlebih dahulu melakukan entry data untuk menilai sejumlah aspek yang mencakup pendidikan, dampak kepemimpinan, pemasaran, dan inovasi di tingkat Asia. Hasil entry data tersebut kemudian dikerucutkan dengan melakukan pengukuran gaya kepemimpinan, kecepatan merespons masalah, dan daya tarik. Terakhir  masyarakat setempat dilibatkan untuk memberikan gambaran kepuasan serta kemanfaatan dari kepemimpinan para nominator. Wawancara pun dilakukan kepada masyarakat tanpa sepengetahuan nominator. Dengan begitulah panitia berharap memperoleh gambaran nyata respons masyarakat terhadap hasil pembangunan penerima penghargaan. Pengumpulan data dilakukan sepanjang tahun 2018. Halaman selanjutnya Prestasi lain yang membanggakan adalah Kota Semarang dinobatkan sebagai Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara. Hal itu terjadi setelah pada ASEAN Tourism (ATF) Kota Semarang mendapat penghargaan di kategori ASEAN Clean Tourist City Standard. Penghargaan tersebut diberikan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Perbara) di Brunei Darussalam, Kamis (16/1/2020). Predikat Kota Wisata Terbersih di Asia Tenggara akan dipegang Kota Semarang selama dua Hendrar menyebut prestasi ini bukan hanya dilakukan oleh pemerintah. Ia menilai prestasi yang diraih juga ditunjang dukungan masyarakat. Bahkan ia mengatakan, masyarakat merupakan faktor utama terinisiasinya berbagai inovasi di Kota Semarang. “Dibukanya ruang keterlibatan masyarakat yang luas dalam pembangunan memicu kepedulian warga menjadi lebih tinggi,” kata Hendrar. Selain dalam inovasi, masyarakat juga terlibat dan mendukung gerakan Semarang Wegah Nyampah (Semarang Tidak Mau Nyampah), yang diinisiasi Pemerintah Kota Semarang. “Ini bukti sepanjang kita bersama-sama mau berubah, maka tendangan untuk mewujudkan perubahan ke arah positif semakin kuat,” tuturnya. Ia menegaskan, konsep pembangunan Bergerak Bersama semakin lama semakin terlihat hasilnya. “Contohnya di Tegalsari ini ada Kampung Tematik Bank Sampah yang mengelola barang tidak terpakai menjadi bermanfaat. Hasilnya untuk sedulur-sedulur yang ingin ikut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tapi tidak mampu,” tandasnya. Berbagai inovasi pengendalian sampah diupayakan sejalan dengan kebijakan pembangunan Semarang sebagai kota wisata. Halaman selanjutnya Berkat kinerjanya yang kinclong tersebut Ketua PDI-P Kota Semarang ini kembali dipercaya oleh partainya untuk maju di Pilkada Semarang tahun 2020. Selain itu Hendrar juga mendapat dukungan dari PPP, Partai Demokrat, Partai NasDem, Partai Gerindra, dan PAN. Ketua PPP Kota Semarang M. Tafrikhan Marzuki menyebut sosok Hendrar yang merupakan bagian dari Nahdliyin di Kota Semarang menjadi salah satu faktor partainya memberikan dukungan. "Dengan Kartu Tanda Anggota NU (KARTANU) Pak Hendi secara pribadi, sesungguhnya di Kota Semarang ada unsur nasionalis - religius. Maka hal-hal ke depan yang belum tertangani kita dari PPP dan kekuatan sosial lainnya akan bersama-sama terus membantu," ujar Tafrikhan seusai pengurus PPP Kota Semarang menggelar pertemuan tertutup dengan PDI-P Kota Semarang di kediaman Hendrar, Selasa (4/2/2020). (arh)