Segudang Prestasi Ria Irawan di Dunia Hiburan

Jakarta, Obsessionnews.com - Dunia hiburan Tanah Air saat ini sedang berselimut duka. Kabar duka itu datang dari artis Ria Irawan yang meninggal dunia pada Senin (6/1/2020). Ria mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. Ria meninggal dunia setelah mengidap kanker kelenjar getah bening. Penyakit kanker yang diidap Ria pernah dinyatakan sembuh pada 2014 melalui pengobatan kemoterapi yang dijalaninya. Namun, pada pertengahan 2019, kondisi Ria memburuk kembali. Ia mulai bolak-balik ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Rencananya jenazah Ria akan disemayamkan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Perempuan yang memiliki nama asli Chandra Ariati Dewi Irawan lahir di Jakarta, 24 Juli 1969 ini adalah aktris berkebangsaan Indonesia. Dia adalah putri dari aktor senior Bambang Irawan dan aktris senior Ade Irawan. Lahir sebagai bungsu dari lima bersaudara pasangan Bambang dan Ade yang kala itu tengah naik daun, membuat Ria mendapat sorotan sejak kelahirannya. Karena besar di lingkungan film, bahkan ayahnya memiliki perusahaan film Agora, Ria tertarik dengan dunia perfilman sejak masih kecil. Pada usia empat tahun, Ria telah menjadi figuran dalam film Sopir Taxi, yang dibintangi Bambang Hermanto dan Dien Novita. Kemudian Ria mendapat lagi peran sebagai figuran dalam film Belas Kasih, kali ini figuran dengan dialog. Setelah itu, pada 1975 Ria juga bermain dalam film Fajar Menyingsing bersama Erwin Gutawa, lalu di 1976 bersama Chicha Koeswoyo yang kala itu sedang tenar, Siulan Rahasia di 1977, Istriku Sayang Istriku Malang di 1977, Nakalnya Anak-Anak di 1980, hingga aktingnya yang membuat banyak orang terpikat pada film Kembang Kertas di 1984. Berkat perannya di film Bila Saatnya Tiba di 1985, Ria meraih nominasi Festival Film Indonesia 1986 sebagai Aktris Pendukung Terbaik. Ria berhasil memenangkan Piala Citra lewat film yang juga dibintangi oleh Mathias Muchus dan Meriam Bellina, yakni Selamat Tinggal Jeanette di 1987 sebagai Pemeran pendukung wanita Terbaik di FFI 1988. Di Festival Film Indonesia 2006 dirinya kembali mendapat nominasi Aktris Pendukung Terbaik lewat film Berbagi Suami di 2006. Tak hanya itu, Ria juga merambah dunia tarik suara. Kesempatan rekaman datang untuk membuat album keroyokan bersama kelompok yang diberi nama Japras, yang personilnya terdiri dari Ully Artha, Debby Cintia Dewi, Wieke Widowati, Rini S. Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati. Album ini meledak dan laris di pasaran. Ria juga merekam dua album dangdut bersama Rano Karno, Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia, serta album pop Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu. Ria juga pernah membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa. Tak cukup menjadi penyanyi, Ria juga menjadi produser untuk albumnya yang berjudul Untuk Kamu bekerja sama dengan Deddy Dhukun. Ria kemudian membuat album duet dengan Melissa, penyanyi Malaysia. Selain menyanyi, Ria juga menjajal profesi fotogafi dan penyutradaraan videoklip. Ria pernah menggarap klip Anggun C. Sasmi serta penyanyi lainnya. Kemampuan fotografi Ria meningkat setelah diarahkan oleh fotografer Ken Sanjaya dan Drigo L. Tobing. Ria juga pernah bekerja sama dengan Jay Subijakto yang saat itu menjadi kekasihnya, serta Rizal Mantovani yang juga sempat menjadi kekasihnya. Selama di Milan, yang juga tempat kakaknya, Dewi tinggal bersama suaminya, Ria mengambil kuliah desain grafis. Selama di 'perantauan', Ria beberapa kali mudik, bahkan sempat membintangi film Kuldesak. Pada 1996, Ria memutuskan kembali ke Indonesia. Namun niat itu berubah kala transit di Singapura. Ria pun memutuskan tinggal sementara di sana. Setelah enam bulan, Ria benar-benar kembali ke Indonesia. Beragam tawaran syuting dan wawancara serta pemotretan langsung menghampiri. Beberapa sinetron yang kemudian dibintanginya antara lain, Cintailah Daku, Debu Tertiup Angin, Melompati Angin, Bidadari yang Terluka, dan Canting. Ria kembali ke layar lebar dengan membintangi Biola Tak Berdawai. Berkat perannya sebagai Renjani, Ria mendapat gelar The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasific di Iran pada 2003. Itulah sederet prestasi yang diraih oleh artis kawakan ini. Semoga prestasi yang dicapai Ria melalui dunia tarik suara dan filmnya menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Selamat jalan Ria, semoga amal dan ibadahmu diterima di sisi-Nya, Amin. (Poy)





























