Pemecatan Brigpol Dewi Sudah Tepat

Jakarta, Obsessionnews.com - Akibat nila setitik rusak susu sebelanga. Mungkin peribahasa ini tepat untuk Korps Bhayangkara saat ini. Pasalnya, nama kepolisian tercoreng setelah seorang oknum polisi wanita (polwan) Brigpol Dewi melakukan tindak asusila di dunia maya. Akibat perbuatannya tersebut nama baik polisi yang lain menjadi rusak. Kisah tentang Brigpol Dewi ini bermula saat ia berkenalan dengan seorang pria di media sosial. Berdasarkan cerita yang didapatkan dari kepolisian, kepada Brigpol Dewi, pria itu mengaku berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) dan bertugas di daerah Lampung. Dari perkenalan di media sosial (medsos) itu, keduanya menjadi dekat hingga sering berkirim foto satu sama lain, termasuk swafoto seksi milik Dewi. Baca juga: Ini Penyebab Brigpol Dewi Dipecat Namun ternyata swafoto seksi milik Dewi malah tersebar ke medsos. Tidak hanya itu, pria yang berpangkat Kompol itu pun ternyata fiktif. Pihak kepolisian kemudian langsung terbang mengecek pria yang berpangkat itu ke Lampung. Di Lampung polisi mendapati pria yang mengaku polisi itu ternyata berada di sebuah lembaga pemasyarakatan. Pria itu ternyata memalsukan identitasnya kepada Dewi dan memasang foto pria lain di akun medsosnya saat berkenalan. Yang mengagetkan lagi ternyata pria ini adalah narapidana sebuah kasus pembunuhan. Kini Dewi harus dipecat dari polisi karena telah terperdaya oleh seorang pria yang mengaku polisi dari Lampung. Pemecatan terhadap Dewi dianggap sudah tepat oleh kalangan pengamat kepolisian. Karena kelakuan Dewi di dunia maya tersebut telah mencoreng nama baik Korps Bhayangkara. “Sangat tepat. Karena telah mencoreng nama baik kepolisian,” tegas Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada Obsessionnews.com, Jumat (4/1/2019). [caption id="attachment_271332" align="alignleft" width="317"]
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.[/caption] Menurut aktivis kelahiran Medan, 18 Agustus 1964 ini kepolisian harus lebih seleksi dalam proses penerimaan anggota polisi. Jangan gampang memilih, sehingga nantinya dapat merugikan kepolisian. Dalam kasus Dewi, mantan Redaktur Pelaksana di Surat Kabar Harian (SKH) tahun 1991 ini menyebutkan pihak kepolisian telah kecolongan dalam perekrutan anggota, karena Korp Bhayangkara ini telah merekrut anggota yang mudah diperdaya. “Polisi yang gampang tertipu,” ungkap Neta. Untuk itu perlu adanya introspeksi yang harus dilakukan oleh pihak kepolisian dalam perekrutan anggotanya, agar nantinya tidak merusak nama baik lembaga penedak hukum ini. “harus seleksi sebelum menerima anggota,” jelas mantan Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta ini. Kini Brigpol Dewi tidak lagi menjadi anggota Polri. Mantan Polwan yang bertugas di Polrestabes Makassar ini disanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) alias dipecat sebagai anggota polisi, Rabu (2/1) kemarin. Berikut fakta pemecatan Brigpol Dewi:
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.[/caption] Menurut aktivis kelahiran Medan, 18 Agustus 1964 ini kepolisian harus lebih seleksi dalam proses penerimaan anggota polisi. Jangan gampang memilih, sehingga nantinya dapat merugikan kepolisian. Dalam kasus Dewi, mantan Redaktur Pelaksana di Surat Kabar Harian (SKH) tahun 1991 ini menyebutkan pihak kepolisian telah kecolongan dalam perekrutan anggota, karena Korp Bhayangkara ini telah merekrut anggota yang mudah diperdaya. “Polisi yang gampang tertipu,” ungkap Neta. Untuk itu perlu adanya introspeksi yang harus dilakukan oleh pihak kepolisian dalam perekrutan anggotanya, agar nantinya tidak merusak nama baik lembaga penedak hukum ini. “harus seleksi sebelum menerima anggota,” jelas mantan Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta ini. Kini Brigpol Dewi tidak lagi menjadi anggota Polri. Mantan Polwan yang bertugas di Polrestabes Makassar ini disanksi pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) alias dipecat sebagai anggota polisi, Rabu (2/1) kemarin. Berikut fakta pemecatan Brigpol Dewi: - Foto Hot Brigpol Dewi
- Kirim Foto Seksi ke ‘Kompol’ Fiktif
- Pelanggaran kode etik Polri
- Upacara pemecatan di Lapangan Karebosi
- Brigpol Dewi kirim video porno
- Terlibat Perselingkuhan





























