Menteri Agama Akui Dirinya Tak Hebat Waktu Usia Belasan Tahun

Jakarta, Obsessionnews.com – Menjadi menteri tentu merupakan kebanggaan bagi seseorang, karena tidak sembarangan orang mendapat kesempatan untuk menjadi pembantu presiden. Salah seorang menteri itu adalah Lukman Hakim Saifuddin. Menteri Agama ini buka rahasia, yakni dirinya sewaktu berusia belasan tahun tidak hebat. Pengakuan blak-blakan Lukman itu disampaikannya saat menerima Tim Robotik Madrasah Techno Natura Depok di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Rabu (8/8/2018) seperti dikutip Obsessionnewsa.com dari website Kemenag. Para siswa madrasah tersebut akan mengikuti FIRST Global Challenge 2018 atau Olimpiade Robot Dunia di Meksiko pada 15 – 18 Agustus 2018 dan diikuti oleh 186 negara.. Senyum tak dapat disembunyikan dari raut wajah Lukman saat mendengar Meuthya Sandra Kisdwiutomo, siswa Madrasah Aliyah Techno Natura, mempresentasikan robot hasil karya timnya. Sandra dan enam orang siswa lainnya akan menjadi wakil Indonesia dalam FIRST Global Challenge 2018. “Kami ditunjuk oleh American Embassy untuk menjadi wakil Indonesia dalam ajang ini. Meskipun yang berangkat ke Meksiko hanya tujuh orang, tapi sebenarnya robot ini dikerjakan oleh sekitar 20 siswa madrasah mulai dari software hingga hardware” tutur gadis berusia 15 tahun ini dengan mata berbinar. Sorot mata Lukman pun tampak antusias ketika siswa -siswa tersebut mendemokan robot hasil karyanya. “Saya pagi hari ini sangat-sangat bersyukur. Menyaksikan kemampuan anak-anak madrasah ini, saya sangat optimis menatap masa depan Indonesia,” kata Lukman dengan senyum sumringah. Ia menuturkan, kesempatan untuk mewakili negara di ajang dunia adalah sesuatu yang patut disyukuri karena tidak semua orang memiliki kesempatan tersebut di usia belia. Lukman mengaku di usia belasan tahun dirinya tidak sehebat siswa Madrasah Techno Natura yang tergabung dalam tim R2045. “Ini adalah sesuatu hal yang patut disyukuri. Karena ini adalah takdir Tuhan, sehingga kalian bisa mewakili negara ini di ajang dunia. Saya bangga melihat prestasi ini,” katanya. Berikut nama-nama tim robotik Madrasah Techno Natura yang akan mengikuti First Global Challenge 2018 di Meksiko: Ahmad Riza Wahono (54) sebagai pendamping, Rustamaji (48), Ahmad Hisyam Wahono (16), Naufal Rashad Aryaputra (17), Muhammad Azeez Maree (17), Meuthya Sandra Kisdwiutomo (15), Rehayl Muhammad Rashtrapatiji (15), Eza Reynara Achmad (15), Muhammad Iman Ashshiddiq Proton (15), Krisna Hafara Priyanto (16), Naufal Ahmad Sanaya (13), dan Muhammad Dzaky Asshidqy (16). (arh) Baca juga:Menteri Agama Ajak Eks Anggota HTI Kembali ke Pangkuan PancasilaSurat Terbuka untuk Menteri AgamaMenteri Agama Jamin Perda Nuansa Syariah Tidak Dicabut





























