Supriyati Jemaah Kesebelas Meninggal di Tanah Suci

Makkah - Supriyati Teguh Adam (51), warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, jemaah Kloter SOC-5 menjadi jemaah kesebelas yang wafat selama di Tanah Suci. Supriyati di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah yang terletak di kawasan Aziziah, Janubiyah, Sabtu (28/7/2018) pukul 23.30 WAS. Kasi Kesehatan Daker Makkah dr. Mohammad Imran memberi kabar duka pada Ahad (29/7) pagi WAS. Baru kemarin, Sabtu (28/7) pagi, tim Media Center Haji (MCH) berkesempatan menemui Supriyati yang selalu ditemani suaminya, Slamet. Slamet mengenang pada Jumat (27/7) waktu ashar ia dan sejumlah jemaah lainnya mulai melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram. “Istri sudah terlihat lemas dan saya dorong memakai kursi roda,” tuturnya. Keesokan harinya dengan ditemani dokter kelompok terbang (kloter), Slamet mengantar istri ke KKHI. Dan ketetapan Allah pun terjadi: Supriyati berpulang setelah dirawat seharian. Kini Slamet akan menyelesaikan serangkaian ibadah di Tanah Suci seorang diri. Merelakan kepergian sang istri menghadap Ilahi. Dikutip Obsessionnews.com dari website Kementerian Agama, Minggu (29/7), kesepuluh jemaah sebelumnya yang telah wafat sebagai berikut:
- Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1;
- Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar;
- Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13;
- Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC;dan
- Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC.
- Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, Kloter JKS-6;
- Katio Simanjuntak, 59, warga Medan jemaah kloter MES-2;
- Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06;
- Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) asal SUB-23;dan
- Nordiani Bahrani Kursani (53) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, asal kloter BDJ-03.





























