Gate Pass System Dapat Kontrol Volume Kendaraan Masuk ke Pelabuhan

Jakarta, Obsessionnews.com - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corp (IPC) melakukan uji coba penerapan e-pass atau pass elektronik dalam implementasi Gate Pass System di Pelabuhan Tanjung Priok. Pada kesempatan itu dihadiri oleh Direktur Operasi IPC Prasetyadi bersama Direktur Keuangan IPC Iman Rachman beserta General Manager Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Mulyadi dan Tim dari Bank Negara Indonesia (BNI). Prasetyadi mengungkapkan, uji coba ini merupakan program IPC yang diterapkan secara bertahap di seluruh cabang pelabuhan yang dikelola lPC. “Untuk tahap pertama, implementasi Gate Pass System dilaksanakan di Cabang Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Prasetyadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews.com, Jakarta, Sabtu (7/7/2018).
Pass elektronik yang menggunakan "IPC Smart Card” ini merupakan kerjasama korporasi dengan PT BNI (Persero) Tbk dan salah satu Anak Perusahaan IPC, PT lntregasi Logistik Cipta Solusi (lLCS). “Selain dapat digunakan untuk masuk Gate Pelabuhan, IPC Smart Card juga dapat difungsikan sebagai kartu elektronik di Gate Toll,” jelasnya. Prasetyadi mengatakan, uji coba penerapan implementasi Gate Pass System ini diterapkan sejak 5 Juli 2018 pukul 00:00 WIB di gate pelayanan masuk Pos 1, Pos 8 dan Pos 9. "Kemarin kami sudah meninjau pelaksanaan trial Gate Pass System di Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok," tuturnya. Dia berharap, peningkatan volume kendaraan yang masuk ke dalam wilayah pelabuhan saat ini dapat dimaksimalkan pelayanan operasionalnya dengan penggunaan pass elektronik tersebut. Prasetyadi menerangkan, pemberlakuan IPC Smart Card ini sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada Internal IPC Group dan stakeholder pelabuhan baik Instansi Pemerintah, TNI dan POLRI maupun para Asosiasi beserta anggotanya. “Penerapan pass elektronik tidak merubah besaran tarif masuk pelabuhan yang berlaku saat ini,” ucap dia. Implementasi Gate Pass System ini selain bertujuan menciptakan keteraturan dan kenyamanan pengguna jasa dalam pelabuhan, juga bertujuan memastikan data statistic masuk keluar kendaraan di pelabuhan dapat direkam secara akurat. (Poy)
Pass elektronik yang menggunakan "IPC Smart Card” ini merupakan kerjasama korporasi dengan PT BNI (Persero) Tbk dan salah satu Anak Perusahaan IPC, PT lntregasi Logistik Cipta Solusi (lLCS). “Selain dapat digunakan untuk masuk Gate Pelabuhan, IPC Smart Card juga dapat difungsikan sebagai kartu elektronik di Gate Toll,” jelasnya. Prasetyadi mengatakan, uji coba penerapan implementasi Gate Pass System ini diterapkan sejak 5 Juli 2018 pukul 00:00 WIB di gate pelayanan masuk Pos 1, Pos 8 dan Pos 9. "Kemarin kami sudah meninjau pelaksanaan trial Gate Pass System di Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok," tuturnya. Dia berharap, peningkatan volume kendaraan yang masuk ke dalam wilayah pelabuhan saat ini dapat dimaksimalkan pelayanan operasionalnya dengan penggunaan pass elektronik tersebut. Prasetyadi menerangkan, pemberlakuan IPC Smart Card ini sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada Internal IPC Group dan stakeholder pelabuhan baik Instansi Pemerintah, TNI dan POLRI maupun para Asosiasi beserta anggotanya. “Penerapan pass elektronik tidak merubah besaran tarif masuk pelabuhan yang berlaku saat ini,” ucap dia. Implementasi Gate Pass System ini selain bertujuan menciptakan keteraturan dan kenyamanan pengguna jasa dalam pelabuhan, juga bertujuan memastikan data statistic masuk keluar kendaraan di pelabuhan dapat direkam secara akurat. (Poy) 




























