Bawaslu Gelar Program Pengawasan dengan Lembaga Pemilu Internasional

Jakarta, Obsessionnews.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyelenggarakan program pertukaran pengetahuan tentang pengawasan pemilu bertajuk Electoral Studies Program 2018 dengan tema ”Electoral Supervisory to Enhance Electoral Justice in the 2018 lndonesia Local Elections” pada 26-28 Juni 2018. Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan, program ini diikuti penyelenggara pemilu di Asia, lembaga pemantau pemilu internasional, praktisi dan ahli pemilu. Program ini juga akan menjadi platform untuk pertukaran pengetahuan di antara para praktisi pemilu untuk mengidentifnkasi potensi masalah yang mungkin timbul selama pemilu. "Terutama meningkatnya intoleransi dan perpecahan dalam masyarakat lndonesia melalui penegakan keadilan pemilu," ujar Friz dalam keterangan resminya di Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018). Tujuan dari program ini adalah, Pertama menyediakan platform bagi stakeholder pemilu nasional dan internasional untuk pertukaran informasi terkait dengan pemilu Indonesia dan keadilan pemilu melalui pengawasan pemilu dan pemantauan pemilu. "Kedua, memperkuat kerjasama di antara para peserta untuk secara kolaboratif mempromosikan dan mendukung pemilu yang demokratis dalam menghadapi kemunduran demokrasi," tambahnya. Dia menjelaskan, forum ini telah mencapai hasil, di antaranya peningkatan pemahaman tentang pemilu Indonesia dan peran Bawaslu dan lembaga pengawasan atau pemantauan lainnya di Asia dalam memberikan keadilan pemilu. "Dan penguatan kerja sama di antara para peserta, penyelenggara pemilu dan organisasi masyarakat sipil," jelas Friz. (Poy)





























