Cube TV Ajak Gamers Perluas Pertemanan

Cube TV Ajak Gamers Perluas Pertemanan
Jakarta, Obsessionnews.com - Bagi pencinta gamers kini ada aplikasi terbaru bernama Cube TV. Aplikasi ini fokus pada mobile gaming live-stream, arena eSports, dan sebuah pusat perbelanjaan game.“Ide di balik aplikasi ini adalah untuk menciptakan sebuah lingkungan gaming yang dinamis dimana kami menyediakan kesempatan bagi para pengguna kami untuk berinteraksi dan mengadu kehebatan mereka di arena permainan," kata Kepala Pemasaran Global Cube TV Aswin Atonie dalam keterangan tertulis yang Obsessionnews.com, Kamis (24/5/2018).Selain itu, lanjut Aswin, aplikasi ini juga akan memungkinkan mereka untuk memperluas lingkaran pertemanan serta bertukar pikiran dengan para pengguna yang lain."Fitur pusat perbelanjaan akan memuaskan kebutuhan para gamer yang mencari produk game dan bahkan memungkinkan mereka untuk mendapatkan penghasilan,” ungkap Aswin.Cube TV diluncurkan pada 21 Mei 2018 di hotel Shangri-La oleh Bigo ini adalah sebuah perusahaan aplikasi live-streaming yang berbasis di Singapura.Aplikasi ini akan diluncurkan di Asia Tenggara dan selanjutnya ke seluruh dunia dalam beberapa fase.Cube TV menawarkan teknologi canggih yang memungkinkan real-time video streaming berkualitas tinggi dengan latensi yang sangat singkat.Cube TV juga memungkinkan parapenggunanya untuk menonton live-stream dan video dalam kualitas Blue-Ray. Kualitas 8M Blue Ray dan 20M Full HD untuk video dan live-streaming juga akan segera tersedia di aplikasi tersebut.“Di Indonesia, kami telah merekrut beberapa e-gamer profesional seperti Michael Souw, Afif, dan Rahmad. Kami berharap untuk melihat lebih banyak Pro bergabung dengan kami,” lanjutnya.Vice President BIGO James Wang menyatakan BIGO LIVE telah berkembang pusat dan memiliki lebih dari 200 juta pengguna di lebih dari 100 negara, termasuk Jepang, India, dan Amerika Serikat. Bisnis ini telah meraup pendapatan sebesar USD300 juta pada tahun 2017 dan sudah menguntungkan."Ini terjadi karena BIGO LIVE hanya membutuhkan 2-5% pengguna berbayar untuk mencapai titik impas (break even point) dan mendukung pengembangan lebih lanjut. Dengan bangga saya mengumumkan bahwa Cube TV adalah produk terbaru kami dalam melakukan ekspansi lebih jauh dan memenuhi kebutuhan para pengguna kami," jelasnya.Menurut James, menyediakan konten yang membuat para pengguna rela membeli merupakan model bisnis live-streaming yang paling berkelanjutan. Ia dan timnya bertujuan untuk terus mengembangkan bisnis baru ini dengan tujuan yang ambisius.“Cube TV telah memiliki lebih dari 2 juta pengguna aktif setiap bulan sebelum peluncuran resminya di wilayah Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Selatan, dan Rusia. Kami juga sedang bertujuan untuk mempertajam kerja sama strategis dalam membentuk industry internet bagi seluruh dunia melalui keahlian kami dalam teknologi Artificial Intelligent (AI)," imbuhnya.Sementara Kasubdit Penyidikan dan Penindakan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Teguh Arifiyadi menyatakan pihaknya telah melihatmenentukan standar peraturan praktik live-streaming.Teguh juga menyatakan bahwa BIGO selalu proaktif dan siap memberikan bantuan.“Mereka juga sangat berkomitmen dalam mendukung program Internet Positif untuk memerangi kejahatan dunia maya," ujar Teguh.Direktur Operasional Mobile Legends Caya Yan, salah satu game seluler online terbesar di dunia menyatakan bahwa BIGO merupakan salah satu mitra kerja sama mereka yang paling penting.“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Cube TV, bahkan sebagai salah satu mitra strategis pertama mereka," ujar Caya.BIGO merupakan perusahaan internet asal Singapura yang berkembang secara pesat. Perusahaan induk ini memiliki empat aplikasi berbasis live-stream dan video, yakni BIGO LIVE, Cube TV, LIKE, dan Hello Yo. (Popi)