BCA Akan Terbitkan Obligasi Subordinasi Tahap I Rp 500 Miliar

BCA Akan Terbitkan Obligasi Subordinasi Tahap I Rp 500 Miliar
Jakarta, Obsessionnews.com -  Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia (BCA) Tbk Eugene Keith Galbraith mengatakan, surat utang dalam bentuk obligasi subordinasi yang rencananya akan dikeluarkan BCA akan diterbitkan dalam skema penawaran umum berkelanjutan. “Pada tahap I BCA akan menerbitkan obligasi subordinasi sebanyak-banyaknya Rp 500 miliar dengan alternatif tenor 7, 10, dan/atau 12 tahun yang akan disesuaikan dengan animo para investor,” ucap Eugene saat konferensi pers "Investor Gathering" di Ballroom Kempinski Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018). Pada masa penawaran awal (bookbuilding) atas obligasi subordinasi tersebut akan dilaksanakan pada Mei 2018, dan pada awal Juli 2018 obligasi subordinasi BCA tahap I dijadwalkan akan tercatat di Bursa Efek  Indonesia. Rencana penerbitan obligasi, kata Eugene menegaskan, hal itu akan memperkokoh struktur permodalan dan meningkatkan struktur penghimpunan dana jangka panjang. Seperti diketahui, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) telah memberikan peringkat terhadap BCA yaitu idAAA untuk corporate rating dan idAA untuk instrumen obligasi subordinasi. Pemberian peringkat tersebut didasarkan pada penilaian atas kinerja dan kemampuan BCA dalam memenuhi berbagai komitmen dan kewajiban keuangan yang ditimbulkan dalam jangka panjang. Penilaian ini juga didasarkan pada prospek ekonomi Indonesia, kemampuan BCA dalam meraih berbagai peluang penyaluran kredit, manajemen risiko yang prudent, serta solidnya pendanaan yang didukung oleh keunggulan di bidang transaksi perbankan. Pengumuman rencana penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan Tahap I ini turut dihadiri oleh Direktur BCA Rudy Susanto, Direktur BCA Vera Eve Lim, Direktur BCA Sekuritas Imelda Arismunandar. (Popi)   Baca juga:BI Apresiasi BCA Terbitkan Kartu Paspor BCA GPNBCA Tutup Triwulan I 2018 dengan Laba Bersih Rp 5,5 TriliunBangun Tol Semarang-Batang, BCA Kucurkan Dana Rp 2 Triliun