Kematian Hari Darmawan Jadi ‘Trending Topic’ di Google

Kematian Hari Darmawan Jadi ‘Trending Topic’ di Google
Bogor, Obsessionnews.com  -  Dua bulan menjelang ulang tahunnya yang ke-78, pendiri Matahari Departement Store Hari Darmawan tutup usia. Hari ditemukan tak bernyawa di Sungai  Ciliwung di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/3/2018). Kapolres Bogor AKPB AM Dicky Pastika Gading mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kematian Hari. "Masih diselidiki," kata Dicky ketika dimintai konfirmasi, Sabtu. Ia menuturkan, pada Jumat (9/3) Hari diketahui berada di salah satu vilanya di wilayah Cilember di samping Sungai Ciliwung. Di lokasi, ada stafnya yang saat itu sedang mengambil minum. Tetapi, saat kembali, Hari sudah tidak ada. Dia pun melaporkan kejadian itu. Setelah Hari dilaporkan hilang pada Jumat (9/3), Polsek Cisarua langsung melakukan pencarian bersama tim SAR. Jenazah Hari baru ditemukan Sabtu pukul 06.30 WIB sekitar 100 meter dari lokasi dia dinyatakan hilang. Dicky menjelaskan, setelah melakukan cek TKP dan pencarian bersama-sama karyawan maupun tim SAR Rafting Taman Wisata Matahari (TWM) telah ditemukan jenazah Hari di Kali Ciliwung dengan jarak sekitar 100 m dari lokasi diduga hilangnya korban. Jenazahnya ditemukan dalam keadaan tengkurap dan tersangkut batu kali. Jenazahnya kemudian dievakuasi dan dibawa ke kediamannya di Taman Wisata Matahari (TWM), Cisarua. "Selanjutnya untuk kepentingan medis jenazah dibawa ke RSUD Ciawi untuk di visum et repertum," kata Dicky. Manajemen TWM menduga Hari terpeleset di vila dan terjatuh ke Sungai Ciliwung. Namun seperti yang mereka tegaskan ini masih dugaan. "Pada saat melihat kondisi Sungai Ciliwung itulah sepertinya beliau kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh ke Sungai Ciliwung yang saat itu arusnya sedang deras, namun harus diingat, ini masih dugaan sementara," tulis pihak TWM dalam keterangan resminya. Kematian Hari Darmawan menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Sabtu (10/3) hingga pukul 20.28 WIB, berita tersebut ditelusuri lebih dari  50.000 kali. Ingin Selalu Jadi Pemenang Dikutip dari wikipedia Hari Darmawan dilahirkan di Makassar, Sulawesi Selatan, 27 Mei 1940. Hari  seorang pengusaha Indonesia yang merupakan pendiri toko jaringan ritel terkemuka Matahari Department Store. Ayahnya, Tan A Siong, adalah seorang pengusaha lokal Makassar yang behubungan dengan produk-produk pertanian. Hari dilahirkan dari keluarga besar 12 bersaudara. Pada tahun 1950-an usaha keluarganya mengalami kesulitan dan akhirnya bangkrut, sehingga ia bersama orangtuanya harus berjuang keras untuk menjalankan usaha dari nol lagi. Dengan latar belakang keluarga pedagang seperti ini, menjadikan Hari kecil tumbuh menjadi seorang pemuda yang tekun, ulet, jujur, pantang menyerah, dan ingin selalu menjadi pemenang. Setelah lulus dari SMA, Hari merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Dia bertemu dan menikahi putri dari pemilik "Mickey Mouse", sebuah toko serba ada berukuran kecil di Pasar Baru, yang pada saat itu merupakan sebuah distrik perbelanjaan terkenal di Jakarta. Ayah mertua Hari Darmawan kemudian menjual toko serba ada tersebut kepadanya. Di bawah pengelolaannya, toko berkembang pesat. Pada tahun 1968, dia membeli toko serba ada terbesar di Pasar Baru waktu itu yang bernama "Toko De Zon" (dari bahasa Belanda yang berarti The Sun atau Matahari dalam bahasa Indonesia). Dia mengganti namanya menjadi "Matahari dan gerai pertama dibuka pada tanggal 24 Oktober 1958 yang menempati gedung dua lantai seluas 150 meter persegi di Pasar Baru, Jakarta. Pada tahun 1980-an, "Matahari" membuka cabang-cabangnya di hampir semua kota besar di Indonesia dan toko tersebut terkenal sebagai toko jaringan ritel terbesar di Indonesia. Hari pernah terpilih sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Semasa krisis moneter tahun 1997, bisnis Darmawan terkena dampaknya dan menanggung kerugian besar. Akhirnya, bisnisnya dibeli oleh Lippo Group. Darmawan sendiri kemudian mendirikan perusahaan baru bernama "Pasar Swalayan Hari-Hari". Selain di bidang bisnis retail, Hari Darmawan juga telah merambah ke bidang pariwisata dengan membangun Taman Wisata Matahari yang berlokasi di Cisarua, Bogor. (arh)   Baca Juga:Kematian Hari Darmawan Masih MisteriJasad Hari Darmawan Ditemukan Tengkurap dan Tersangkut Batu