BTN dan Generali Indonesia Kerja Sama soal Asuransi Nasabah KPR

Jakarta, Obsessionnews.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) bersama PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) meluncurkan produk asuransi Generali Protection (G-PRO) di Jakarta pada Rabu (21/2/2018). Produk asuransi ini diperuntukkan bagi para nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang memungkinkan nasabah mendapatkan perlindungan atau Proteksi tambahan berupa manfaat asuransi saat mengalami resiko hidup seperti tutup usia dan penyakit kritis. Direktur Bank BTN Dasuki Amsir mengatakan, proteksi asuransi G-PRO untuk nasabah KPR sangatlah penting, karena dapat menjamin perlindungan dari risiko hidup nasabah tersebut. "Oleh karena itu Bank BTN menawarkan bancassurance dengan beragam pilihan produk termasuk G-PRO dari Asuransi Jiwa Generali,” ujar Dasuki di Jakarta, Kamis (22/2). Sementara itu, Chief Marketing and Product Management Generali Indonesia Vivin Arbianti mengatakan, G-PRO merupakan produk asuransi jiwa pertama di Indonesia yang melekat dengan komponen aset, dalam hal ini kepemilikan rumah. "Ini merupakan inovasi Generali yang memberikan ketenangan pikiran untuk para nasabah dan keluarga berupa additional protection dengan premi yang sangat terjangkau," ujar Vivin. Dia menekankan, dengan perkembangan yang cukup pesat ini, kehadiran G-PRO akan semakin mendorong penggunaan asuransi di masyarakat sebagai bentuk dukungan program pemerintah dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Karena, G-PRO mampu mengamankan masa depan keluarga nasabah melalui manfaat asuransi sebesar 12x angsuran bulan berjalan jika nasabah meninggal dunia. Tidak hanya itu, manfaat asuransi sebesar 6x angsuran bulan berjalan diberikan jika nasabah terdiagnosa penyakit kritis seperti kanker, stroke, serangan jantung, koma dan gagal ginjal. “Dengan premi ringan hanya sebesar 1,5% dari cicilan bulan berjalan, manfaat asuransi ini akan diberikan secara sekaligus atau Lump-Sum Payment," ungkapnya. Untuk diketahui, Secara total Bank BTN menawarkan 15 produk bancassurance untuk seluruh nasabah Bank BTN. Dengan variasi produk ini, Bank BTN berharap kontribusi bancassurance ke fee based income atau pendapatan non bunga terus terdongkrak. Pada tahun ini ditargetkan naik 26,7% dibandingkan tahun 2017 lalu mencapai Rp 52,081 miliar. (Poy)





























