Din: Usut Siapa Dalang di Balik Kekerasan Terhadap Umat Beragama!

Din: Usut Siapa Dalang di Balik Kekerasan Terhadap Umat Beragama!
Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI), Prof Din Syamsuddin, menyatakan prihatin dengan kasus-kasus kekerasan terhadap umat beragama di Indonesia belakangan ini. “Oleh karena itu, saya mendorong aparat keamanan untuk secara serius mengusut tuntas dan menyingkap siapa dan apa di balik semua kejadian tersebut,” tegas Din Syamsuddin dalam pernyataannya, Minggu (11/2/2018). Berikut pernyataan sikap Prof Din Syamsuddin: 1. Saya, dan kita semua, prihatin dan mengecam keras penyerangan dgn kekerasan menggunakan senjata tajam atas jemaat Gereja Lidwina Sleman yg sdg menunaikan misa/kebaktian. Saya menyampaikan belasungkawa kpd keluarga korban. Kita mengecam keras tindakan tsb sbg bentuk kebiadaban yg tidak bisa ditoleransi. 2. Kejadian tsb dan bbrp kejadian serupa sebelumnya (yaitu tindak kekeraan atas seorang kiyai/ulama di Cicalengka, atas seorang aktifis Persatuan Islam di Bandung hingga tewas, atas seorang Bikkhu Buddha di Tangerang, dan ancaman atas tokoh ulama Jawa Barat oleh seorang yg mengaku gila), secara logis dapat diduga tidaklah berdiri sendiri, karena (a) terjadi hampir bersamaan dan (b) sama2 menyasar lambang2 keagamaan, baik figur2 agama maupun tempat ibadat. Begitu pula, (c) pelakunya disimpulkan sebagai orang gila. Berdasarkan hal2 tadi, kejadian2 tsb sepertinya dikendalikan oleh suatu skenario sistemik yg bertujuan utk menyebarkan rasa takut dan pertentangan antar umat beragama, dan akhirnya menciptakan instabilitas nasional. 3. Oleh karena itu, saya mendorong aparat keamanan utk secara serius mengusut tuntas dan menyingkap siapa dan apa di balik semua kejadian tsb. Kalau kejadian2 tsb tdk segera diusut dan dicegah maka sangat potensial menimbulkan prasangka2 di kalangan masyarakat yg kemudian memunculkan reaksi2 yg akhirnya menciptakan kekacauan. 4. Utk itu kepada umat beragama dipesankan utk tetap tenang, dapat mengendalikan diri, dan jangan terprovokasi oleh pihak yg memang sengaja ingin mengadu domba antar umat beragama. Wassalam, Prof. Din Syamsuddin Ketua Dewan Pertimbangan MUI