Airlangga Hartarto Siap Dicopot dari Posisi Menteri

Jakarta, Obsessionnews.com - Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar resmi mengukuhkan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar meneruskan kepengurusan Setya Novanto hingga 2019. Airlangga sendiri masih menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Airlangga mengaku siap diberhentikan sebagai menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab komitmen Jokowi sejak awal tidak menginginkan menterinya rangkap jabatan. Terlebih posisinya sebagai ketua umum partai. "Apa pun itu (reshuffle atau tidak) merupakan hak prerogatif Presiden," kata Airlangga di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu, (20/12/2017). Meski menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden. Airlangga belum bisa memberikan keterangan yang jelas apakah dirinya akan mengundurkan diri sebagai menteri atau tidak. Ia hanya menegaskan selama jabatan menteri masih melekat, ia akan tetap menjalankan tugasnya. "Terkait amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden, tentu sebagai pembantu beliau saya wajib menjalankan amanah tersebut," ujar dia. Airlangga masuk ke dalam Kabinet Kerja menggantikan Saleh Husin pada Juli 2016. Dengan terpilihnya menjadi ketum Golkar, Airlangga merangkap jabatan karena masih berstatus menteri. Sisa waktu pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla menjadi pertimbangan nasib Airlangga di Kabinet Kerja. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Presiden masih mengkaji posisi Airlangga di kabinet. Kalla tak bicara banyak soal nasib Airlangga di kabinet. Pasalnya, keputusan mengganti dan menunjuk menteri ada di tangan Presiden. "Karena waktunya tidak lama, paling satu setengah tahun. Kita lihat nanti perkembangannya," kata Kalla, kemarin. (Albar)





























