Fahri Hamzah: 2019 Mendingan Pilih Jokowi

Fahri Hamzah: 2019 Mendingan Pilih Jokowi
Jakarta, Obsessionnews.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki peluang yang besar untuk terpilih kembali sebagai presiden dalam Pemilu 2019 mendatang. Sebab, karakter Jokowi lebih kuat dan menonjol dibandingkan calon lain. "Sepertinya sejak awal Pak Jokowi di antara semua calon yang menonjol dan paling dominan," kata Fahri Hamzah di Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (16/12/2017). Karena begitu kuat, Fahri mengatakan wajar banyak partai yang sudah menyatakan mendukung Jokowi sebagai Presiden. Terakhir Partai Hanura mengukuhkan dukungan ke Jokowi dalam rapat pimpinan nasional Jumat (4/12/2017) lalu. Sementara Partai Golkar, Nasdem dan PPP lebih dulu menyatakan dukungan. Partai Perindo sebagai partai baru yang selama ini kerap mengkritik pemerintah, juga berencana membei dukungan ke Jokowi pada 2019. Menurut Fahri, saat ini memang belum ada calon lain yang bisa menandingi Jokowi. Dan ini menjadi tantangan bagi parpol lain. "Tantanganya untuk parpol lain, relevan enggak jadi pesaing Pak Jokowi? Bawa ide baru apa? Pak Jokowi sudah kelihatan bangun sana, bangun sini. Sekarang mau datang, apa idenya?" kata Fahri. "Kalau tidak kuat, ya mendingan Pak Jokowi," ucap dia. Fahri menilai elite politik yang saat ini hendak menantang Jokowi pada 2019 harus mulai kritis terhadap pemerintah. Dengan begitu publik bisa membuka mata untuk mereka. "Saya ingin elite berdebat menunjukkan pandangan yang berbeda. Parpol yang tidak suka dengan Pak Jokowi berbicara tajam, tunjukkan perbedaan dan falsafah pandangan dalam menyelesaikan persoalan," kata dia. Menurut Fahri, Prabowo Subianto yang hendak diusung Partai Gerindra pada 2019 mendatang juga belum cukup kritis terhadap pemerintah. Ia menyarankan agar Prabowo mulai vokal menyuarakan kritik dan masukannya. "Biar publik bisa lihat bedanya. Sebab kalau Pak Prabowo banyak diam, publik akan melihat sama saja. Ini Pak Prabowo harus lebih kritis, konstruksi pemikiran harus dibangun. Enggak boleh Senin-Kamis, harus rutin," kata dia. (Albar)