Bantu Riset Mahasiswa, Charoen Hibahkan Kandang Closed House

Bantu Riset Mahasiswa, Charoen Hibahkan Kandang Closed House

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Jawa Tengah mendapat hibah kandang closed house dari PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPI), Kamis (14/12/2017). Penyerahan kandang closed house ini bertempat di Ruang Seminar Fakultas Peternakan Unsoed.

Sebelum penyerahan kandang closed house, telah diawali penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan hibah kandang Closed House, beberapa bulan yang lalu tepatnya pada tanggal 15 Mei 2017 bertempat di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jl. MH. Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (15/5).

Pada penandatanganan MoU tersebut, Fakultas Peternakan Unsoed bersama tiga perguruan tinggi lain yang mendapatkan hibah serupa yakni Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, dan Universitas Hasanuddin mendapat undangan dari PT. Charoen Pokphand Indonesia. 

Peresmian “Closed House Universitas Jenderal Soedirman” ditandatangani oleh Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk, DR.(HC) Thomas Effendy,SE,MBA. dan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Dr.Ir.Achmad Iqbal,M.Si. Penandatangan dihadiri oleh Ketua Dewan Riset Nasional, Dr.Ir.Bambang Setiadi,M.S., para Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Civitas Akademik Universitas Jenderal Soedirman dan Manajemen PT. Charoen Pokphand Indonesia.

[caption id="attachment_224424" align="alignnone" width="640"] Serah Terima Kandang Closed House dari PT. Charoen Pokphand Indonesia ke Rektor Unsoed[/caption]

Presiden Direktur PT. CPI DR.(HC) Thomas Effendy,SE,MBA. mengatakan, fasilitas yang diberikan bertujuan untuk mendukung secara aktif kegiatan budi daya unggas di lingkungan universitas. 

"Harapan kami, fasilitas ini bisa menghadirkan inovasi baru, mahasiswa perguruan tinggi dapat memiliki sarana dan prasarana belajar untuk melakukan riset inovasi pengetahuan di bidang pemeliharaan unggas sesuai dengan perkembangan teknologi ilmu pengetahuan budi daya ayam broiller yang mutakhir. Seperti feedback berupa masukan baru dari segi pengetahuan," ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan menggunakan cara closed house memiliki beberapa keuntungan diantaranya jumlah kepadatan ayam lebih efisien, kondisi pertumbuhan bobot merata, efisiensi tenaga kerja karena semua peralatan dijalankan oleh motor, angka kematian rendah, dan suhu ruang dapat dikontrol.

Rektor Unsoed Dr.Ir.Achmad Iqbal,MSi. mengatakan bahwa keberadaan kandang closed house hibah dari PT. Charoen Pokphand tentunya sangat bermanfaat bagi Unsoed, khususnya bagi Fakultas Peternakan Unsoed dalam hal transformasi pengetahuan hingga mengembangkan potensi nilai tambah dari keberadaan kandang tersebut.

[caption id="attachment_224426" align="alignnone" width="640"] Pengguntingan Ronce Melati Peresmian Kandang Closed House[/caption]

“Kandang ini dapat menjadi semacam laboratorium bagi sivitas akademika, sehingga dapat dikembangkan bagaimana meningkatkan jumlah dan kualitas produksi unggas, dan pakan yang seperti apa yang dapat meningkatkan produktivitas. Tidak hanya itu, dari aspek keekonomian, civitas akademika di sini dapat memanfaatkan untuk  melihat bagaimana tata kelola hingga melihat peluang bisnis ke depannya,” ungkap Rektor.

Ketua Dewan Riset Nasional, Dr.Ir.Bambang Setiadi,MS. yang hadir pada acara tersebut menyampaikan harapannya kedepan setelah satu tahun mengikuti kompetisi program PUI (Program Unggulan Iptek) Kemenristekdikti, yang mencanangkan Unsoed akan menjadi Pusat Unggulan Iptek untuk peternakan ayam.

Ia pun meminta Unsoed untuk memanfaatkan teknologi kandang ayam broiler tertutup atau closed house tersebut sehingga nantinya menghasilkan ahli-ahli peternakan yang siap bersaing dengan negara-negara lain seperti Malaysia dan Thailand.

"Tentu saja bahwa apa yang diserahkan hari ini adalah bagian dari Unsoed menyiapkan mahasiswanya untuk bertarung secara global", pungkasnya.

Akhir kegiatan tersebut di atas, dilanjutkan dengan melihat secara langsung closed house yang berlokasi di Exfarm Fakultas Peternakan Unsoed.

 

Closed House

Seperti diketahui bahwa Kandang broiler sistem closed house adalah kandang tertutup yang menjamin keamanan secara biologi (kontak dengan organisme lain) dengan pengaturan ventilasi yang baik sehingga lebih sedikit stress yang terjadi pada ternak. Tujuannya ialah untuk menyediakan udara dan iklim yang kondusif bagi ternak sehingga meminimalisasi tingkat stress.

Hibah PT. Charoen Pokphand Indonesia,Tbk. yang diberikan berupa bantuan kandang closed house system beserta peralatan pemeliharaan di antaranya Fan, Cooling Pad System, Nipple Drinker Water, Feeding System, dan Heater. Kandangclosed house hibah tersebut yang berukuran 12 m X 124 mbisa menampung kapasitas 20.000 ekor ayam dengan berat panen rata-rata 2 (dua) kg di umur 33 hari. Kandangclosed house hibah tersebut bisa diisi maksimal 22.000 ekor ayam, tetapi untuk periode 1 (pertama) diisi 20.000 ekor ayam. Sistem kerja kandang closed house ini adalah kandang yang secara sistem merekayasa mikro klimat di dalam kandang sesuai kebutuhan pemeliharaan untuk ayam. Sederhananya ayam itu membutuhkan iklim yang sesuai dengan perkembangan umur, agar potensi genetis yang dimilikinya tidak terganggu oleh hambatan cuacaSehingga dibanding kandang open, potensi genetis pada kandang closedhouse ayam bisa berkembang maksimal dan hasil pemeliharaan akan lebih bagus. Untuk ayam broiler biasanya bisa maju 2 hari dan secara performance ayam lebih bagus, IP bisa 370-400.   Purwokerto, 15 Desember 2017Ir.Alief Einstein M.Hum.Koordinator Sistem Informasi Unsoed