Lippo Ubah Lahan Kering Cikarang Jadi Danau dan Pohon

Bekasi, Obsessionnews.com - Kawasan industri di Cikarang, Bekasi timur merupakan bagian penting guna memajukan perekonomian daerah termasuk di dalamnya menjaga dan mengelola aspek lingkungan sebagai tempat tinggal dalam kawasan sesuai amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun yang mencakup lingkungan hunian. Atas dasar tersebut, Supandi Budiman, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup kota Bekasi mengatakan pihaknya turut mendukung peran serta stakeholder guna pengelolaan lingkungan hidup dengan memperhatikan sumber daya alam dan energi. Presiden Meikarta, Ketut Budi Wijaya turut menyambut baik pernyataan Supandi Budiman dalam peran serta stakeholder. Lippo Cikarang turut berperan serta dalam mendukung Pemda Bekasi untuk penghijauan di Cikarang dengan mengubah lahan kering ini menjadi dapat ditanam pepohonan. Dan juga menyediakan sumber air melalui pengadaan jalur pipa. "Ini semua dilakukan Meikarta, agar konsep pemerintah Bekasi terkait lahan industri dan tempat pemukiman yang hijau dan nyaman tetap terjaga," papar Ketut melalui siaran pers, Senin (25/9/2017). Ketut Budi Wijaya menambahkan, kota meikarta dibangun dengan sangat cermat. Tak hanya memerhatikan kualitas akan bentuk bangunan pun lengkapnya fasilitas, pihaknya ikut memperhatikan aspek lingkungan dan kesehatan para penghuninya kelak. Dalam pembangunan ini, Lippo Group sebagai pengembang yang telah berpengalaman selama 67 tahun menyadari bahwa manusia, meskipun telah hidup di jaman modern sekalipun tak dapat dilepaskan dari konsep alam. Akan aspek tersebut, tim Meikarta telah membangun taman seluas 100 hektar yang terdiri atas ruang terbuka hijau dan danau buatan seluas 25 hektare. "Air dan pohon berperan penting dalam kehidupan. Selain berfungsi menyerap udara kotor, keduanya penting sebagai penyeimbang iklim wilayah," pungkas Ketut. (Has)





























