Sulsel Bakal Adakan Balap Sepeda Level Internasional

Sulsel Bakal Adakan Balap Sepeda Level Internasional
Jakarta, Obsessionnews.com - Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan terbesar bagi negara. Ini juga telah menjadi prioritas utama era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Longki Djanggola dalam acara MarkPlus Ceter Public Services yang diselenggarakan di Philp Kotler Theater, Jakarta, Rabu (26/7/2017) mengatakan, dalam mengembangkan pariwisata di daerahnya akan mengadakan event balap sepeda dengan level internasional. Diketahui, acara MarkPlus ini dimoderatori Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya ini turut dihadiri Bupati Tojo Una-Una Mohammad Lahay, Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu, Bupati Sigi Muhamad Irwan Lapata, dan Hidayat selaku Walikota Palu. Dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews.com, Kamis (27/7), diungkapkan Longki bahwa akan mengadakan Tour de Central Celebes 2017. Sebuah kegiatan yang diharapkan mampu memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Sulteng. Longki menilai olah raga balap sepeda sudah sangat dikenal oleh masyarakat dunia terutama di daerah yang dipimpinnya ini. “Event balap sepeda ini telah menjadi tren dan ini merupakan strategi ampuh untuk menyedot perhatian publik dan media” tambah Longki. Dalam acara ini juga nanti akan ditampilkan festival seni dan budaya serta olahraga Paralayang agar kegiatan semakin meriah. Acara yang telah mendapat rekomendasi dari Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) ini akan diselenggarakan pada 6-8 November 2017. Acara ini akan dibagi kedalam tiga etape. Etape pertama yaitu kabupaten Tojo Una Una –kabupaten Poso, etape kedua Poso – Parigi Moutong, dan etape yang terakhir Parigi Moutong – Sigi dan Kota Palu. Etape pertama akan dimulai di Taman Jembatan Khayal Ampana dan finish di Anjungan Festival Danau Tektonik. Etape kedua akan dimulai di Alun-alun kantor Bupati Poso dan finish di Kayu Bura. Etape terakhir kegiatan akan dimulai di Kayu Bura dan selesai di depan kantor gubernur Sulsel di Kota Palu. (Popi)