Pansus Hak Angket KPK Tetap Jalan Meski Tinggal Satu Fraksi

Jakarta, Obsessionnews.com - Wakil Ketua Panitia Khusus Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Teuku Taufiqulhadi, menyesalkan keputusan Fraksi Partai Gerindra yang keluar dari pansus. Namun ia memastikan pansus tetap jalan meski hanya tinggal satu fraksi. "Saya sudah sampaikan bahwa, jangankan tinggal enam fraksi. Tinggal satu fraksi saja kita jalan terus," ujar Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (25/7/2017). Politisi Partai Nasdem ini membantah jika alasan menarik diri karena Fraksi Partai Gerindra karena tidak diajak komunikasi oleh pansus berkaitan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin. Menurutnya semua agenda maupun keputusan pansus angket pasti dikomunikasikan ke anggota pansus. "Semua komunikasi kita jalankan dengan semua fraksi dan rapat juga mau internal atau terbatas. Pansus selalu kita lakukan dengan mitra Panssus sehingga jika ada keputusan yang dibuat tanpa melibatkan fraksi tertentu itu nggak benar,"ungkapnya. Dengan keluarnya Gerindra, Taufik berharap berharap fraksi-fraksi yang belum bergabung untuk ikut bersama Pansus Angket KPK. Sebab, kata dia dari hasil temuan pansus telah memperlihatkan hasil yang cukup baik berkenaan penyimpangan-penyimpangan di KPK. Salah satu contohnya, rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Yulianis pada Senin (24/7) kemarin di mana Yulianis mengungkap proses penanganan kasus di KPK. Dari cerita Yulianis, banyak penyimpangan yang dilakukan KPK khususnya terkait kasus M Nazaruddin. Karenanya, ia menganggap penyimpangan yang terjadi di KPK harus dikoreksi. "Saya berharap koreksi itu tidak dianggap adalah pelemahan. karena itu kalau kita ingin koreksi butuh dukungan seluruh fraksi di DPR dan juga dukungan masyarakat luas," katanya. (Albar)





























