Pemaksiat Baper

Oleh: Ustadz Felix Siauw, Penulis dan Pengemban Dakwah Ada yang posting "Jangan berzina", postingnya untuk umum, siapa saja yang membaca dan tidak ditujukan khusus person tertentu, siapapun bisa mengambil manfaatnya. Tiba-tiba dibawahnya ramai komen, "Jangan main nuduh dong!", "Dasar provokator!", "Dakwah kok kasar!", dan segala komen yang tak menggunakan akal lainnya. Pertanyaannya, kok kamu merasa? Namanya seruan dakwah itu ya umum, kalau ada manfaat ambil, kalau nggak ada manfaat tinggalkan, tapi sekarang zamannya baper. Kalau nggak baper, ya jangan-jangan memang merasa tertuduh atau terhina, hingga langsung ngamuk dan komen negatif. Dan biasanya, pemaksiat selalu buruk komennya. Kalau orang yang nggak berzina, terus dinasihati "Jangan berzina", paling pol dia manggut-manggut sambil bilang, "setuju broh". Yang jelas nggak akan kepanasan. Tapi ya memang selalu ada orang-orang model seperti itu, yang baperan dan caperan, nggak suka tapi stalking, benci tapi kepo. Bilang orang nggak kompeten tapi ngintil terus. Sama, status saya juga bebas bagi semuanya. Seandainya ada yang baik, ambillah pelajaran dan doakan saya semoga saya dapet bagian kebaikannya dari doa temen-temen. Andaikan ada yang salah, nasihati saya kalau temen-temen sayang sama saya. Atau doakan saya semoga Allah memberi kesempatan bagi saya untuk jadi lebih baik. Kalau temen-temen merasa punya ide yang lebih baik dari saya, yuk fastabiqul khairat, berkompetisi dalam kebaikan, dengan karya dan sumbangsih baik bagi umat ini. Juga, kalau ketemu komenan yang nggak sepantasnya di bawah, abaikan saja. Jangan didebat. Kalau saya ketemu nanti saya blok, biar nggak ada yang jelek tersebar. Karena memang ada di dunia ini, orang-orang yang memang nggak nyari kebenaran, tapi inginnya buat rusuh di komen. Dan percayalah, kalau Muslim nggak akan gitu. (***)





























