‘Semoga Bhayangkari Ramadniya Jadi Polisi yang Membanggakan’

Jakarta, Obsessionnews.com – Bhayangkari Ramadniya. Nama ini mendadak populer di Indonesia. Berita tentang bayi perempuan yang lahir di pinggir jalan Tol Cipali, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (2/7/2017), ini menjadi trending topic di media sosial (medsos) Twitter hari ini, Senin (3/7). Bhayangkari anak Sukiati, pemudik asal asal Desa Tulis Selo Piro, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang hendak balik ke Jakarta itu. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta, AKP Arman Sahti, mengatakan, Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat yang memberi nama bayi tersebut atas seizin Sukiati. [caption id="attachment_198299" align="alignleft" width="290"]
Bhayangkari Ramadniya berbobot 2,3 kg dan panjang 45 cm. (Foto: Istimewa)[/caption] "Pak Kapolres setelah mendapatkan izin dari sang ibu memberikan nama bayi perempuan itu Bhayangkari Ramadniya," kata Arman, Senin (3/7/2017) pagi. Arman menjelaskan nama Bhayangkari merujuk pada nama organisasi istri-istri anggota polisi, sedangkan Ramadniya merujuk pada nama operasi Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2017. Menurut Arman, sampai sekarang bayi tersebut masih dirawat di RS Siloam Purwakarta. Kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Sebelumnya diberitakan, polisi menerima informasi Bus Kiara Mas berhenti di pinggir jalan Tol Cipali karena ada seorang ibu yang hendak melahirkan di dalam bus tersebut. Sesaat petugas di lokasi kejadian langsung meminta bantuan ibu-ibu penumpang lainnya membantu proses persalinan darurat karena tak memungkinkan waktu untuk dibawa ke rumah sakit. "Saat mau dibawa ke rumah sakit, bayi keburu lahir dan dibantu oleh ibu-ibu penumpang lainnya yang turun dari bus karena melihat Ibu Sukiati akan melahirkan. Bayi perempuan lahir dengan panjang 45 cm dan berat 2,3 kilogram. Saat itu tidak ada keluarga ibu itu di bus tersebut," kata Arman. Seusai proses melahirkan normal, bayi dan ibunya langsung dibawa ke rumah sakit. "Kami langsung evakuasi ke rumah sakit segera setelah bayi dilahirkan. Cuaca sangat panas waktu itu," ungkap dia. Peristiwa pemudik yang melahirkan darurat di jalan tol ini menjadi viral di medsosl, karena ada salah seorang warga yang merekam dengan telepon genggam dan disebarkan di dunia maya. Aksi petugas polisi dan ibu-ibu penumpang bus tersebut dalam menyelamatkan bayi dan ibunya tersebut mendapatkan pujian dari berbagai kalangan masyarakat. Sampai akhirnya Kepala Korlantas Mabes Polri Irjen Royke Lumowa dan Kapolri pun menghubungi Polres Purwakarta untuk menanyakan kondisi bayi dan ibunya tersebut. Seorang netizen yang berakun @handoyo_92 di Twitter menyatakan kelahiran Bhayangkari merupakan kado spesial lebaran untuk Polri. “Semoga "BhayangkariRamadniya" kelak mjd seorang polisi yang membanggakan,” tulisnya, Senin (3/7). (@arif_rhakim)
Bhayangkari Ramadniya berbobot 2,3 kg dan panjang 45 cm. (Foto: Istimewa)[/caption] "Pak Kapolres setelah mendapatkan izin dari sang ibu memberikan nama bayi perempuan itu Bhayangkari Ramadniya," kata Arman, Senin (3/7/2017) pagi. Arman menjelaskan nama Bhayangkari merujuk pada nama organisasi istri-istri anggota polisi, sedangkan Ramadniya merujuk pada nama operasi Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2017. Menurut Arman, sampai sekarang bayi tersebut masih dirawat di RS Siloam Purwakarta. Kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat. Sebelumnya diberitakan, polisi menerima informasi Bus Kiara Mas berhenti di pinggir jalan Tol Cipali karena ada seorang ibu yang hendak melahirkan di dalam bus tersebut. Sesaat petugas di lokasi kejadian langsung meminta bantuan ibu-ibu penumpang lainnya membantu proses persalinan darurat karena tak memungkinkan waktu untuk dibawa ke rumah sakit. "Saat mau dibawa ke rumah sakit, bayi keburu lahir dan dibantu oleh ibu-ibu penumpang lainnya yang turun dari bus karena melihat Ibu Sukiati akan melahirkan. Bayi perempuan lahir dengan panjang 45 cm dan berat 2,3 kilogram. Saat itu tidak ada keluarga ibu itu di bus tersebut," kata Arman. Seusai proses melahirkan normal, bayi dan ibunya langsung dibawa ke rumah sakit. "Kami langsung evakuasi ke rumah sakit segera setelah bayi dilahirkan. Cuaca sangat panas waktu itu," ungkap dia. Peristiwa pemudik yang melahirkan darurat di jalan tol ini menjadi viral di medsosl, karena ada salah seorang warga yang merekam dengan telepon genggam dan disebarkan di dunia maya. Aksi petugas polisi dan ibu-ibu penumpang bus tersebut dalam menyelamatkan bayi dan ibunya tersebut mendapatkan pujian dari berbagai kalangan masyarakat. Sampai akhirnya Kepala Korlantas Mabes Polri Irjen Royke Lumowa dan Kapolri pun menghubungi Polres Purwakarta untuk menanyakan kondisi bayi dan ibunya tersebut. Seorang netizen yang berakun @handoyo_92 di Twitter menyatakan kelahiran Bhayangkari merupakan kado spesial lebaran untuk Polri. “Semoga "BhayangkariRamadniya" kelak mjd seorang polisi yang membanggakan,” tulisnya, Senin (3/7). (@arif_rhakim)




























