Isu Siber Ancam NKRI, DPR Dorong Kemenkominfo Bentuk Siber Nasional

Jakarta, Obsessionnews.com - Siber merupakan isu strategis yang dapat mengancam NKRI. Komisi I DPR RI mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk proaktif membantu percepatan pembentukan Badan Siber Nasional dengan melakukan koordinasi lintas sektoral. Tak heran penanganan Siber harus ditindaklanjuti dengan serius. Seperti Menteri Kominfo Rudiantara beserta jajarannya, Rabu (31/5/2017), mengadakan Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI yang Wakil Ketuanya, Meutya Viada Hafid, membahas tentang penanganan serangan Ransomware WannaCry. Menteri Rudi memaparkan, serangan WannaCry di Indonesia yang diketahui pertama kali menyerang RS Dharmais pada 13 Mei 2017 lalu. Kemenkominfo telah melakukan berbagai langkah antisipati diantaranya melalui pemberitahuan dini untuk pencegahan penyebaran serangan tersebut melalui media, flyer, media social, SMS Broadcast dari seluruh operator kepada masyarakat, dan melakukan konferensi pers. Kemenkominfo juga melakukan tindak lanjut antara lain sosialiasi kesadaran keamanan informasi kepada semua instansi. Membuat Tim Penanganan Insiden Keamanan Informasi/CSIRT (TiPIKI) untuk memudahkan koordinasi terutama pada sektor-sektor strategis. Lalu percepatan pembentukan Badan Koordinasi Penanganan Siber dan menggelar Rapat Kerja membahas mengenai manajemen konten internet. Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah Kemenkominfo dalam menindaklanjuti serangan Malware Ransomware ini dan meminta agar melakukan langkah antisipatif secara berkesinambungan. Wakil rakyat tersebut juga meminta kepada Kemenkominfo untuk bertindak lebih tegas dengan memblokir situs-situs terlarang seperti situs pornografi dan situs-situs yang mengancam NKRI dengan memberikan sanksi sesuai dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selanjutnya, Komisi I DPR RI akan menjadwalkan Rapat Kerja dengan Menkominfo dan Kapolri terkait dengan penanganan kejahatan kriminal di dunia maya. (Popi)





























