Mahasiswa Didorong Jadi Pengusaha

Sungailiat, Obsessionnews.com - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kemas Danial meminta mahasiswa mengubah orientasi berpikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan (pengusaha). "Mahasiswa itu adalah merupakan agen perubahan, oleh karenanya mari kita berubah yang tadinya lulus bercita-cita jadi pekerja, sekarang harus punya cita-cita jadi pengusaha," ujar Kemas di Sungailiat, Bangka, Sabtu (22/4/2017). Data BPS pada 2016 menyebutkan jumlah wirausaha di Indonesia mencapai 7,8 juta orang atau 3,1 persen dari total jumlah penduduk. Angka ini sudah meningkat dari sebelumnya yang hanya mencapai 1,67 persen. "Ratio wirausaha Indonesia yang pada 2014 lalu masih 1,67 persen kini, berdasarkan data BPS sudah naik menjadi 3,1 persen, ini tandanya perekonomian makin baik, iklim usaha juga baik," kata Kemas. Ia mengakui, ratio wirausaha sebesar 3,1 persen itu masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5 persen, China 10 persen, Singapura 7 persen, Jepang 11 persen, maupun AS yang 12 persen. "Namun setidaknya sudah diatas batas minimal 2 persen dan itu akan terus berkembang," katanya. Meski begitu dengan angka wirausaha Indonesia yang telah melampaui 2 persen Indonesia sudah layak disebut sebagai negara berpenduduk sejahtera. Tumbuhnya wirausaha tak lepas dari peran pemerintah. Seperti dukungan permodalan dari Kementerian Koperasi dan UKM yaitu melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pinjaman dana bergulir. Bantuan permodalan ini untuk mendukung pengembangan koperasi dan sektor riil. (Has)





























