54 Tahun, ini Kiprah dan Prestasi TASPEN Sepanjang 2016

54 Tahun, ini Kiprah dan Prestasi TASPEN Sepanjang 2016
Jakarta, Obsessionnews.com - Pada 17 April 2017 PT TASPEN (Persero) atau Tabungan dan Asuransi Pensiun memasuki usia yang ke-54 tahun. Ini bukanlah usia muda bagi TASPEN dalam berkiprah di dunia tabungan dan asuransi khususnya bagi para pegawai negeri sipil. Perusahaan plat merah milik BUMN ini dibentuk sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 1969 tentang "Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai", yang selanjutnya juga memfasilitasi UU Tahun 1992 tentang "Dana Pensiun", serta UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang "Sistem Jaminan Sosial Nasional." BUMN patut berbangga memiliki perusahaan tabungan dan asurasi yang mewadahi jutaan PNS. Pasalnya, semangat dan kerja kerasnya TASPEN sudah banyak menoreh prestasi. Karena itu, ulang tahun yang ke-54 ini TASPEN bisa dikatakan banyak‎ membawa kado yang indah bagi untuk bangsa, terutama menyangkut kesejahteraan para PNS. Berdasarkan catatan yang dihimpun, TASPEN mendapatkan posisi keuangan perusahaan yang cukup kuat pada Laporan Keuangan per 31 Desember 2016. Hal ini ditunjukkan dengan capaian total aset sebesar Rp198,62 triliun atau tumbuh sebesar 15,30% dari total aset tahun sebelumnya sebesar Rp172,26 triliun. Pertumbuhan total aset tersebut ditopang oleh pertumbuhan aset investasi sebesar 17,58%, khususnya pada portofolio obligasi dan saham yang mengalami peningkatan dari posisi tahun sebelumnya, yakni masing-masing sebesar Rp76,67 triliun dan Rp5,03 triliun pada tahun 2015 menjadi masing-masing Rp104,18 triliun dan Rp9,54 triliun pada akhir tahun 2016. Sementara untuk portofolio deposito mulai mengalami penurunan sebagai konsekuensi dari semakin menurunnya tingkat bunga perbankan. ‎ Namun demikian, sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan dana investasi tersebut, jumlah hasil investasi yang dicapai selama tahun 2016 mengalami peningkatan yakni dari capaian tahun 2015 sebesar Rp12,36 triliun menjadi Rp15,21 triliun di tahun 2016, atau meningkat 23,04%. Capaian ini patut dibanggakan, pasalnya ‎ ditengah kebijakan moratorium rekrutmen PNS dan kebijakan kenaikan gaji PNS yang dialihkan menjadi gaji ke 13, jumlah premi/iuran yang berhasil dihimpun selama tahun 2016 mengalami pertumbuhan sebesar 11,94%, dari Rp6,68 triliun menjadi Rp7,48 triliun. Capaian ini terutama diperoleh dari kenaikan premi anak perusahaan  PT Taspen Life yang mulai memperluas segmen pasar melalui produk-produk asuransi endowment perorangan. ‎Di sammpng capaian kinerja pendapatan yang positif, perusahaan mencatatkan kenaikan pembayaran manfaat THT yang cukup signifikan pada tahun 2016 yakni sebesar Rp 7,10 triliun. Jumlah ini mengalami peningkatan 65,78% dari pembayaran manfaat THT tahun 2015 sebesar Rp4,28 triliun. Peningkatan pembayaran manfaat THT tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah peserta yang mencapai batas Usia Pensiun (BUP) karena peserta yang tertunda pensiunnya di tahun 2014 sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara telah jatuh tempo di tahun 2016 maupun meningkatnya jumlah peserta yang mengalami kejadian kematian pada saat peserta masih aktif.‎ Implementasi Program JKK dan Program JKM Sejak diterbitkannya PP No 70 tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara, PT TASPEN (PERSERO) dipercaya untuk mengelola kedua program tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara. JKK adalah perlindungan atas kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja berupa perawatan, santunan dan tunjangan cacat. Sedangkan Jaminan Kematian adalah perlindungan atas risiko kematian bukan akibat kecelakaan kerja berupa santunan kematian. TASPEN telah membayarkan klim Jaminan Kecelakaan dan Jaminan Kematian masing-masing sebesar Rp538,70 juta dan Rp44,13 milyar pada tahun 2015, sementara pada tahun 2016 pembayaran klim meningkat masing-masing menjadi Rp8,12 milyar dan Rp752,07 milyar. Kenaikan pembayaran manfaat THT dan Klim JKK/JKM tersebut secara langsung menekan capaian hasil usaha yang pada tahun 2015 mencapai Rp 577,90 milyar, pada tahun 2016 ini mencapai Rp 247,25 milyar. Kondisi peningkatan pembayaran manfaat dan klim diperkirakan akan terus terjadi pada tahun 2017, oleh karena itu perusahaan merencanakan untuk mengusulkan revisi PP No 70 tahun 2015 khususnya terkait besaran premi, sejalan dengan upaya untuk meningkatkan manfaat perlindungan JKK dan JKM bagi ASN. Dengan adanya peninjauan kembali tarif premi JKK dan JKM, disertai strategi investasi yang lebih agresif dan upaya pelayanan yang terus dikembangkan baik pelayanan proaktif melalui Layanan Klim Otomatis maupun layanan komunikasi dengan peserta melalui sms notifikasi dan smart card, kinerja keuangan tahun 2017 optimis meningkat dimana dana kelolaan pada akhir tahun 2017 akan mencapai Rp206,62 triliun dengan target hasil usaha sebesar Rp684,66 milyar. Kinerja Keuangan Didukung oleh Kinerja Pelayanan yang Semakin Berkualitas Capaian kinerja yang positif disertai dengan semakin meningkatnya kualitas pelayanan yang diberikan TASPEN kepada peserta. Melalui 55 Kantor Cabang dan 14.394  titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia,  PT TASPEN (Persero)  selalu mempunyai komitmen yang tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta yang berjumlah 6,8 juta orang yang terdiri dari 4,3 juta orang peserta aktif  dan 2,45 juta orang pensiunan yang tersebar diseluruh tanah air. Serangkaian inovasi dan terobosan tak henti digagas oleh TASPEN, diantaranya  Layanan Klim Otomatis yaitu proses pembayaran hak THT/Pensiun bagi peserta yang jatuh tempo/memasuki usia pensiun secara otomatis dan percepatan layanan 1 jam. Layanan Klim 1 Jam yang diterapkan oleh seluruh kantor cabang TASPEN disertai dengan pemberian kompensasi berupa souvenir/gift kepada peserta jika pelayanan yang diberikan melebihi 1 jam untuk klim yang sudah memenuhi syarat. Inovasi lain yang telah terbukti manfaatnya adalah Aplikasi SIM GAJI yang merupakan salah satu bentuk kepedulian PT TASPEN (Persero)  kepada Pemerintah Daerah dalam hal pengelolaan gaji PNS Daerah; Mobil Layanan TASPEN telah beroperasi di semua Kantor Cabang Utama & Kantor Cabang. Perluasan Jaringan   dengan menambah 2 (dua) Kantor Cabang Baru yaitu Kantor Cabang Lubuklinggau  dan Kantor Cabang Kepulauan Nias;Kerjasama Mitra Layanan Taspen (Office Chanelling);sertaCall Center TASPEN (021) 1500919 yang merupakan layanan informasi dan keluhan pelanggan yang mudah diakses peserta. ‎ Berhasil Pertahankan dan Tingkatkan Prestasi Posisi keuangan perusahaan yang kuat dan kinerja layanan semakin lengkap dan berkualitas menghantarkan TASPEN meningkatkan prestasi perusahaan dikancah nasional. Hal tersebut dibuktikan dengan TASPEN menjadi 10 besar Kontributor terhadap pemasukan Negara ( sumber : ANTARA News ). TASPEN juga meraih Best Risk Management dari BUMN Track. TASPEN senantiasa menjunjung tinggi transparansi bagi masyarakat yang hendak mengakses untuk mengetahui informasi tentang perusahaan dengan dibuktikan prestasinya meraih peringkat I dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik dalam dua tahun berturut-turut (2015-2016). Selain itu, sebagai bentuk implementasi prinsip Good Corporate Governanceterhadap akuntabilitas keuangan perusahaan,TASPEN meraih peringkat II dalam ajang Annual Report Awards 2015 pada kategori BUMN Keuangan Non Listed. (Albar/ taspen.co.id)