Lebih 200 Juta Warga Cina Mati Akibat Rokok

Beijing - Penyakit yang terkait dengan rokok menewaskan lebih dari 200 juta orang di Cina dalam 100 tahun terakhir, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Program Pembangunan PBB (UNDP). Seperti dilansir bbc.com, dalam laporan yang diumumkan hari Jumat (14/4), dua badan PBB ini mengatakan bahwa sebagian besar kematian tersebut terjadi di kalangan warga miskin. Para pejabat WHO dan UNDP memperingatkan bahwa biaya yang harus dikeluarkan pemerintah Cina untuk mengatasi dampak rokok, yang mencapai hampir US$60 miliar atau sekitar Rp796 triliun pada 2014 -naik sepuluh kali lipat dari tahun 2000- tak bisa lagi dipertahankan.
Biaya yang dikeluarkan pemerintah Cina untuk mengatasi dampak rokok pada 2014 mencapai Rp796 triliun, kata WHO. (BBC)[/caption]
- Bungkus rokok menakutkan di Australia efektif turunkan jumlah perokok?
- Isu kenaikan harga rokok, demi kesehatan rakyat atau pemasukan negara?
- Kemasan rokok yang sederhana 'akan mendunia'
Biaya yang dikeluarkan pemerintah Cina untuk mengatasi dampak rokok pada 2014 mencapai Rp796 triliun, kata WHO. (BBC)[/caption] Kawasan bebas rokok
PBB mendesak Cina segera mengambil langkah-langkah darurat sesegera mungkin, seperti membuat kawasan bebas rokok dan menaikkan harga rokok sehingga menjadi makin tidak terjangkau. Hampir semua tempat-tempat umum di Beijing dan Shanghai adalah bebas rokok dan WHO-UNDP ingin kawasan bebas rokok seperti ini diterapkan di kota-kota lain. Menurut kantor berita AFP, menerapkan kebijakan antirokok di Cina tidak mudah karena badan usaha milik negara yang bergerak di bidang ini, China National Tobacco Corp, berbagi kantor dan pejabat senior dengan regulator tembakau. Cina adalah konsumen dan produsen tembakau terbesar di dunia dan industri ini menyumbang pendapatan negara secara signifikan. Pada 2015, keuntungan industri rokok mencapai US$160 miliar, naik 20% dari tahun sebelumnya. (bbc.com) Baca Juga:- Bungkus rokok menakutkan di Australia efektif turunkan jumlah perokok?
- Jumlah perokok aktif dan pasif Indonesia terus bertambah
- Bone Bone, desa bebas rokok dalam 11 tahun terakhir





























