Dituduh Korupsi, Mantan Presiden Korsel Diperiksa 14 Jam

Seoul - Presiden Korea Selatan (Korsel) yang dijatuhkan, Park Geun-hye, sudah menjalani pemeriksaan oleh jaksa selama 14 jam terkait skandal korupsi yang membuat dia dimakzulkan. Meski Dia membantah semua tuduhan, seperti dilaporkan kantor berita Yonhap yang mengutip berbagai sumber. Usai pemeriksaan hingga Selasa (21/3) malam waktu setempat, Park meninggalkan kantor kejaksaan di ibu kota Seoul dan tidak ditahan. Sekelompok pendukunynya menggelar aksi unjuk rasa di luar gedung kejakasan di Seoul dengan mengibarkan bendera Korea Selatan, yang melambangkan gerakan pendukung Park.
Sejumlah warga Korea Selatan menggelar aksi unjuk rasa secara teratur untuk menuntut pengunduran dirinya. (BBC)[/caption] Keputusan tersebut merupakan puncak dari ketegangan politik dan unjuk rasa warga. Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn, yang loyal kepada Park, ditunjuk menjadi penjabat presiden hingga pemilihan umum pada 9 Mei mendatang. Apa yang menjatuhkan Park? Jantung dari drama politik di Korea Selatan, yang menjatuhkan Park, adalah teman dekatnya Choi Soon-sil. Choi didakwa menggunakan hubungan dekatnya dengan presiden untuk menekan perusahaan-perusahaan besar menyumbang jutaan dolar ke yayasan nonprofit yang dipimpinnya. Dan Park dituduh terlibat secara pribadi dalam masalah itu di samping memberikan akses tidak terbatas kepada Choi atas dokumen-dokumen resmi pemerintah. Bulan Desember, parlemen sepakat untuk memakzulkan Park yang kemudian dikukuhkan oleh Mahkamah Konstitusi dengan alasan tindakannya 'tidak sesuai dengan semangat demokrasi dan penegakan hukum'. Hakim memutuskan dia melanggar hukum dengan mengizinkan Choi campur tangan dalam urusan negara dan melanggar peraturan tentang dokumen rahasia dengan membocorkan sejumlah dokumen. Setelah kehilangan kekebalan hukum, Park kini bisa didakwa dengan penyalahgunaan kekuasaan dan memaksa penyuapan. (bbc.com) Baca Juga:
- Presiden Korea Selatan Park Geun-hye resmi dipecat karena skandal
- Presiden Korea Selatan dimakzulkan, bagaimana kasusnya?
- Pejabat senior Samsung diinterogasi terkait skandal korupsi Korsel
- Parlemen Korsel memakzulkan presiden Park
- Krisis politik Korea Selatan, rakyat 'cari kesempatan baru'
- Berlanjut, unjuk rasa menuntut presiden Korsel mundur
Sejumlah warga Korea Selatan menggelar aksi unjuk rasa secara teratur untuk menuntut pengunduran dirinya. (BBC)[/caption] Keputusan tersebut merupakan puncak dari ketegangan politik dan unjuk rasa warga. Perdana Menteri Hwang Kyo-ahn, yang loyal kepada Park, ditunjuk menjadi penjabat presiden hingga pemilihan umum pada 9 Mei mendatang. Apa yang menjatuhkan Park? Jantung dari drama politik di Korea Selatan, yang menjatuhkan Park, adalah teman dekatnya Choi Soon-sil. Choi didakwa menggunakan hubungan dekatnya dengan presiden untuk menekan perusahaan-perusahaan besar menyumbang jutaan dolar ke yayasan nonprofit yang dipimpinnya. Dan Park dituduh terlibat secara pribadi dalam masalah itu di samping memberikan akses tidak terbatas kepada Choi atas dokumen-dokumen resmi pemerintah. Bulan Desember, parlemen sepakat untuk memakzulkan Park yang kemudian dikukuhkan oleh Mahkamah Konstitusi dengan alasan tindakannya 'tidak sesuai dengan semangat demokrasi dan penegakan hukum'. Hakim memutuskan dia melanggar hukum dengan mengizinkan Choi campur tangan dalam urusan negara dan melanggar peraturan tentang dokumen rahasia dengan membocorkan sejumlah dokumen. Setelah kehilangan kekebalan hukum, Park kini bisa didakwa dengan penyalahgunaan kekuasaan dan memaksa penyuapan. (bbc.com) Baca Juga:- Presiden Korea Selatan Park Geun-hye resmi dipecat karena skandal
- Presiden Korea Selatan Park Geun-hye 'berperan' dalam skandal
- Protes besar menentang Presiden Korea Selatan





























