Presiden Korsel Dimakzulkan DPR dan Resmi Dipecat MK

Seoul - Pengadilan Korea Selatan (Korsel) telah memperkuat keputusan pemakzulan atas Presiden Korsel, Park Geun-hye. Keputusan itu menjadikan hal ini sebagai pemecatan pertama terhadap presiden yang terpilih secara demokratis. Seperti dilansir bbc.com, Park Geun-hye kemungkinan juga akan menghadapi hukuman dalam kasus dugaan korupsi. Mahkamah Konstitusi (MK) pun memperkuat hasil pemungutan suara yang dilakukan parlemen pada akhir Desember lalu. Keputusan itu menyebutkan bahwa tindakan mantan presiden itu dipandang telah "mengkhianati kepercayaan publik " dan merupakan "sebuah kuburan pelanggaran hukum, yang tidak dapat ditolerir". Park dituduh berkolusi dengan teman dekatnya Choi Soon-sil, untuk menekan sejumlah perusahaan di Korea Selatan memberikan imbalan atas kemudahan yang diberikan oleh pemerintah. Choi yang tidak memiliki jabatan publik, memiliki akses yang tak terbatas terhadap dokumen resmi negara, termasuk dalam mengedit naskah pidato Park. Siapa yang menjabat dan bagaimana nantinya? [caption id="attachment_182571" align="aligncenter" width="640"]
Hwang Kyo-ahn telah menjabat sebagai presiden selama tiga bulan. (BBC)[/caption] Park tak lagi memegang kekuasaan sebagai presiden sejak Desember lalu, ketika parlemen memakzulkan dirinya. Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi ini Korea Selatan harus menggelar pemilihan umun dalam 60 hari. Presiden baru harus dapat mengatasi ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan berupaya untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan di masa mendatang. Sejumlah pengamat di Korea Selatan mempertanyakan apakan kelompok konservatif Park akan mengancam pihak Demokrat.
Hwang Kyo-ahn telah menjabat sebagai presiden selama tiga bulan. (BBC)[/caption] Park tak lagi memegang kekuasaan sebagai presiden sejak Desember lalu, ketika parlemen memakzulkan dirinya. Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi ini Korea Selatan harus menggelar pemilihan umun dalam 60 hari. Presiden baru harus dapat mengatasi ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah, dan berupaya untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan di masa mendatang. Sejumlah pengamat di Korea Selatan mempertanyakan apakan kelompok konservatif Park akan mengancam pihak Demokrat. - Presiden Korea Selatan Park Geun-hye resmi dipecat karena skandal
- Presiden Korea Selatan Park Geun-hye 'berperan' dalam skandal
- Bos Samsung ditahan menunggu keputusan penangkapan
- Parlemen Korsel memakzulkan presiden Park
- Presiden Korsel mengaku siap mundur jika sudah diproses parlemen
- Upaya pemakzulan Presiden Park Geun-hye dimulai parlemen Korsel
- Pejabat senior Samsung diinterogasi terkait skandal korupsi Korsel
- Krisis politik Korea Selatan, rakyat 'cari kesempatan baru'
- Berlanjut, unjuk rasa menuntut presiden Korsel mundur





























