Tahan Tiga Hari Sebelum Berbagi

Oleh: Budi Rahardjo,dosen Teknik Elektro ITB Beberapa hari yang lalu (Senin, 27 Februari 2017) saya diminta untuk memberikan presentasi terkait dengan mindset anti-hoax. Saat ini hoax sudah merajalela sehingga perlu dilakukan sesuatu. Acaranya dilakukan di Unikom, Bandung. Presentasi saya dimulai dengan definisi dari hoax. Apa ya? Hoax saya definisikan sebagai sesuatu yang tidak benar tetapi direkayasa seolah-oleh sebuah fakta. Hoax asalnya bisa hanya sekedar guyonan. Main-main. Namun oleh beberapa orang (yang tidak memiliki sense of humor?) dianggap sebagai serius dan kemudian bergulir. Namun ada juga yang memang merekayasa “fakta” palsu ini untuk kepentingan tertentu (biasanya ujung-ujungnya duit juga). Ada kesulitan dari banyak orang untuk membedakan fakta, opini, dan hoax. Mari saya ambilkan beberapa contoh.
- Fakta: Persib adalah klub sepak bola kota Bandung
- Opini: Persib adalah klub sepak bola terhebat
- Hoax: Persib pernah menjuarai Liga Sepak Bola Inggris





























