Pemprov DKI Tak Laksanakan Upaya Solusi Banjir

Oleh: Muchtar Effendi Harahap, Ketua Dewan Pendiri Network for South East Asian Studies (NSEAS), dan Alumnus Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, FISIP UGM,Yogyakarta (1982) Selama ini beragam alasan fiksi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk menghindar dari penilaian dia tak mampu dan gagal mengurus masalah banjir di DKI Jakarta. Sebagai misal ada rob, ada sabotase, ada kerusakan mesin air, ada rumah di pinggir sungai, ada masyarakat membuang sampah seenaknya, dan terakhir normalisasi Kali ciliwung belum selesai. Bahkan, Ahok berdalih karena perubahan iklim global. Si Nina pun dibawa-bawa untuk alasan fiksi. Alasan-alasan semacam ini tentu hanya berkilah, ngeles, bahkan menutupi ketidakmampuan dan kegagalannya sendiri. Sesungguhnya Ahok takkan bisa menyelesaikan masalah ini, karena memang dia tidak melaksanakan secara konsekuen upaya yang telah dibuat dalam perencanaan. No implementasi ! Inilah sejumlah proyek pembangunan terkait upaya solusi masalah banjir yang tak dilaksanakan alias mangkrak, terhenti, atau tak tepat waktu.
- Proyek Sodetan Kali Ciliwung-Kanal Banjir Timur
- Proyek Waduk Marunda
- Proyek Waduk Brigif
- Proyek Waduk Jagakarsa
- Proyek Waduk di Kampung Rambutan, Jakarta Timur
- Proyek Waduk Rawa Kendal
- Proyek Waduk Rorotan
- Proyek Waduk Cengkareng
- Proyek Waduk Giri Kencana Cilangkap
- Proyek Waduk Cimanggis
- Proyek Revitalisasi Waduk Rawa Lindung
- Proyek SWRO





























